Permintaan Tudung Saji Meningkat

Banda Aceh — Penjualan tudung saji beragam motif di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar dilaporkan mengalami peningkatan. Hal itu membuktikan kesadaran masyarakat menggunakan produk lokal mulai tumbuh.

Bakhtiar (50) seorang penjual kerajinan di Ulee Kareng, Minggu (26/08) mengatakan permintaan masyarakat meningkat. Dalam satu hari dia pun bisa menjual 10 hingga 20 tudung saji. “Menjelang Ramadhan atau lebaran kemarin juga banyak masyarakat yang membeli tudung saji,” ujarnya.

Ia melanjutkan, berbagai hasil kerajinan tangan yang terbuat dari bambu dan rotan didatangkan dari Aceh Besar dan dari daerah lainnya. Bahan tudung saji dibuat dari rotan bulat maupun rotan belah.

Biasanya lanjut dia, satu set tudung saji dijual Rp.250 ribu hingga 26 ribu. “Tapi lebih banyak masyarakat beli bahan baku rotan,” terangnya.

Menurutnya, rotan sebagai pelengkap rumah tangga, juga bisa sebagai penghias ruang tamu.

Bukan hanya itu, setiap permintaan masyarakat akan dibuat dengan menerima pesanan. “Bagaimana model bisa kita pesan, sesuai permintaan masyarakat dan bahannya pun terbuat dari bambu dan rotan,” ucapnya.

Sementara itu, kursi bambu satu set berkisar Rp 600 ribu hingga Rp 1,5 juta, di samping itu lanjut dia, ambal radul dari kursi rotan mencapai Rp 2 Juta hingga Rp 2,6 juta. (Rakyat Aceh)

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com