Autis Bukan Hambatan untuk Raih Prestasi

Ilustrasi anak autisBUAH hati selalu menjadi pelita yang dapat menerangi suatu kehidupan, terutama bagi para perempuan yang mendambakan seorang buah hati. Bagi orangtua, hadirnya buah hati menjadi harapan tersendiri. Meskipun demikian kondisi seorang anak terkadang berbeda-beda.

Adanya kekurangan, baik pada mental maupun fisiknya, seringkali membuat para orangtua, terlebih perempuan, menjadi sedikit sensitif dan kurang memahami apa yang perlu mereka lakukan untuk buah hati mereka. Salah satunya ialah autisme pada anak.

Anak autis memiliki gangguan pada otaknya sehingga membuat mereka sulit untuk bersosialisasi dan juga berkomunikasi dengan masyarakat sekitarnya. Kondisi tersebut biasanya dialami sejak anak lahir maupun sejak anak masih balita.

Dengan kelemahan tersebut, seringkali membuat anak dengan autisme kesulitan memperoleh pendidikan yang semestinya. Di sinilah peranan seorang ibu untuk menjadi perempuan cerdas dengan berusaha membuat anak dengan autisme ini memperoleh pendidikan layak.

Pendidikan yang layak adalah dasar bagi anak untuk masa depannya. Tidak perlu ragu dan takut lagi karena banyak anak dengan autisme dapat memperoleh pendidikan yang tinggi dan juga berprestasi. Jadi, seorang anak autis memiliki kesempatan untuk berprestasi.

Anak dengan autisme dapat berkembang dengan pesat dan maju seperti anak yang lainnya jika ditangani dengan baik dan benar.

Kunci dalam penanganan anak autis ialah dengan pengetahuan secara kognitif, bahasa, perilaku, dan juga keterampilan yang mereka perlukan. Jika hal-hal tersebut dapat diberikan dengan baik pada anak dengan autisme, maka anak akan tumbuh secara normal serta dapat berprestasi.

Terapi menjadi salah satu cara yang dapat diandalkan dalam menangani kebutuhan anak autis. Beberapa hal dasar yang dapat diberikan sebagai cara memberikan pendidikan dasar bagi anak autis:

  • Memberikan contoh perilaku yang baik.
  • Untuk kemampuan dan keterampilan dalam berbicara dengan baik, yakni misalnya dengan memberikan pujian kepada anak.
  • Berikan sesuatu yang membuat mereka tertarik, misalnya sesuatu yang bersifat visual.

Bukan hal yang mudah, menarik perhatian buah hati yang memiliki autisme ini. Selain sulitnya berkomunikasi, mereka juga mengalami kesulitan untuk berkonsentrasi.

Sehingga dengan metode dan media secara visual itulah yang dapat dipilih dalam mengajari anak autis.

Kunci dari kesuksesan mendidik anak autis adalah dengan mendidiknya penuh kasih sayang dan juga kesabaran yang tinggi. Selain itu, hal yang paling dasar dan penting yang perlu dilakukan oleh orangtua ialah dengan menerima kondisi buah hatinya tersebut.

Terapi yang tepat juga perlu dilakukan dan diberikan pada buah hati Anda yang menderita autis. Carilah tempat terapi khusus untuk anak autis yang dapat memberikan pengaruh bagus bagi anak autis.

Orangtua pun harus siap untuk meluangkan waktu untuk menemani anaknya dalam proses terapi yang memakan waktu tidak sedikit itu.

Dari terapi yang dijalankan, biasanya akan diketahui pula minat dan juga bakat dari anak yang nantinya dapat dikembangkan sebagai aset dari sang anak untuk meraih prestasi dan kesuksesan. Sebagai ibu dan juga perempuan tegar dan cerdas, tidak perlu putus asa dalam mendidik buah hati yang memiliki masalah autis tersebut. (perempuan.com)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com