Kota Banda Aceh Akan Miliki Destinasi Digital

SEJUMLAH pengurus Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Aceh dalam sebuah pertemuan terbatas menggelar audiensi dengan Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman terkait persiapan destinas digital Pasar Lambung di ruang rapat Balaikota Banda Aceh, Rabu (4/4/2018).

Dalam pertemuan terbatas yang ikut dihadiri oleh Camat Meuraxa, Kabag Ekonomi Pemko Banda Aceh, dan perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota (DLHK3) Banda Aceh serta staf Wali Kota Banda Aceh ini membahas terkait kehadiran destinasi digital yang nantinya akan menjadi sebuah atraksi pilot project untuk Kota Banda Aceh dalam rangka menarik minat wisatawan berkunjung ke ibukota provinsi Aceh.

Pasar Lambung sendiri rencananya akan dibuka di Gampong Lambung Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh.

Dalam rapat tersebut, GenPI Aceh menyampaikan rencana pengadaan destinasi digital Pasar Lambung yang merupakan tindak lanjut dari hasil Rakornas Pariwisata I 2018 yang berlangsung Maret lalu di Bali.

Keberadaan dan pemilihan Pasar Lambung yang berada di Ruang Terbuka Hijau (RTH) milik dari Pemko Banda Aceh ini dinilai oleh GenPI Aceh bisa menjadi salah satu destinasi wisata yang baru yang nantinya bisa meningkatkan perekonomian masyarakat sekitarnya serta menjadi destinasi digital baru bagi masyarakat Banda Aceh dan sekitarnya untuk berwisata.

Juragan Pasar Lambung, Aulia Munizar mengatakan, berkaca dengan kesuksesan destinasi digital dari sejumlah Pasar GenPI yang ada di beberapa daerah di Indonesia, seperti Pasar Baba Boentjit, Pasar Karetan, Pasar Pancingan, dan lainnya, GenPI Aceh ingin menggerakkan masyarakat untuk bisa memberikan inovasi baru dalam membangun suatu destinasi yang memberikan banyak keuntungan, baik dari produsen hingga konsumen.

“Ada beberapa poin penting yang kita coba fokuskan pada rapat awal kali ini dengan Wali Kota Banda Aceh serta instansi terkait. Seperti latar belakang Pasar Lambung, jadwal pengadaan dan rencana-rencana lainnya yang tentunya sangat menarik bagi masyarakat,” terang Munizar yang juga Ketua Offline GenPI Aceh.

Rencana ini, sambung Munizar disambut baik oleh Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman. Pasalnya, Pasar Lambung ini bisa menjadi sosialisasi yang baik dalam mempromosikan pariwisata daerah.

Terlebih momen ini bertepatan dengan HUT Kota Banda Aceh yang ke-813 tahun pada tanggal 22 April 2018 mendatang.

“I Love Banda Aceh akan menjadi tema dalam perayaan kali ini. Maksudnya adalah, kita ingin warga Banda Aceh lebih peka dan cinta terhadap daerahnya sendiri. Seperti adanya Pasar Lambung ini, kita berharap masyarakat Banda Aceh dan sekitarnya bisa menikmati destinasi wisata baru dan semakin cinta dengan hal-hal baru yang tentunya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman.

Sementara itu, Perwakilan DLHK3 Banda Aceh juga turut menyumbang suara. Mereka berharap, kehadiran Pasar Lambung nantinya bisa bekerja sama dengan berbagai komunitas pecinta lingkungan serta warga sekitar Lambung dengan berbasis edukasi.

Lebih lanjut, akan ada pertemuan Lanjutan dengan Wali Kota yang akan melibatkan DLHK3, Dispar, Camat dan Geuchik Lambung nantinya.[]

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com