80 Pelajar Indonesia Pertontonkan Tari Saman di Malaysia

Kualalumpur – Mahasiswa-mahasiswa internasional berdecak kagum melihat penampilan puluhan mahasiswa Indonesia ketika mepertunjukkan berbagai kesenian tarian Indonesia. Bertempat di Multimedia University (MMU), mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam Persatuan Pelajar Indonesia se-Malaysia (PPIM) menggelar pertunjukkan seni budaya Indonesia.

Atase Pendidikan KBRI Kuala Lumpur, Imron Hanafi mengatakan, penampilan kesenian dan tarian tradisonal yang ditunjukkan oleh para pelajar Indonesia memiliki dua manfaat sekaligus.

“Kegiatan ini sangat bagus untuk memperkenalkan budaya dan kesenian Indonesia khususnya kepada mereka yang belum mengetahui dan mengenal Indonesia lebih jauh,” kata Imron dalam sambutan Indonesia Exhibition: Semarak Warna Khatulistiwa yang diadakan Persatuan PPIM di Universitas Multimedia (MMU), Cyberjaya, Malaysia.

Imron juga mengatakan, melalui event kebudayaan ini, hubungan Indonesia dan Malaysia dapat semakin erat, terutama di kalangan pelajar kedua negara.

Ketua Umum PPIM Abdullah Abbas mengatakan, kegiatan yang memamerkan sejumlah kesenian Indonesia ini adalah salah satu yang terbesar yang pernah diselenggarakan oleh PPIM selama ini.

“Dalam event ini akan dipertunjukkan Tarian Saman yang ditarikan oleh 80 orang pelajar. Ini adalah rekor yang belum pernah dibuat sebelumnya oleh mahasiswa,” cetusnya.

Selain perwakilan KBRI, acara tersebut juga dihadiri Presiden Multimedia University Prof Zaharudin Yusuf, perwakilan Konsulat RI di Johor Datu Putra Persada, dan perwakilan dari beberapa PPI cabang universitas.

Berbagai tarian dipertunjukkan dalam kegiatan tersebut, seperti Tari Merak dari Jawa Tengah, tarian asal Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

Pertunjukkan yang paling mengagumkan adalah persembahan tari Saman asal Aceh yang diperagakan oleh 80 pelajar Indonesia gabungan dari beberapa kampus di Malaysia.

Salah seorang mahasiswa asal Kazakhstan, Mochtar, mengaku kagum atas keragaman kebudayaan yang dimiliki Indonesia sebagai negeri yang mayoritas penduduknya muslim.

“Saya memang belum pernah ke Indonesia. Tapi melalui pertunjukkan ini saya menjadi semakin kenal. Saya kagum,” ujarnya dalam bahasa Inggris yang fasih.

Ungkapan senada juga dikatakan mahasiswa MMU asal Arab Saudi, Ahmad. Menurutnya, kebudayaan Indonesia sangat menarik dan indah.

“Saya kagum dengan tarian Saman tadi,” ujarnya singkat.

Selain pertunjukkan tari tradisonal, kegiatan tersebut juga memamerkan beberapa kesenian, seperti Batik Banyumasan, angklung, wayang golek, wayang kulit, handycraft kayu asal Kalimantan, Papua, dan Sulawesi.

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com