Jakarta – Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi,  E.E Mangindaan mengatakan Pemerintah sedang mempersiapkan rancangan membentuk Komite Reformasi Birokrasi.

Komite ini akan fokus untuk menangani tumpang tindih struktur dan restrukturisasi organisasi pemerintah.

Hal ini dikatakan Mangindaan usai rapat Reformasi Birokrasi di Istana Wakil Presiden, 3 Maret 2009. “Banyak yang tumpang tindih, kita perlu restrukturisasi organisasi,” kata dia.

Dengan demikian, Pemerintah berharap birokrasi berjalan secara efektif dan efisien, di Kementerian juga Pemerintah Daerah. “Kami susun tata laksana, apakah prosedurnya efektif dan efisien, apakah betul atau tidak. Kalau birokrasi terlalu panjang kasihan masyarakat,” ucap politisi asal Partai Demokrat ini.

Rencananya, Komite ini akan dipimpin langsung Wapres Boediono dan Menko Perekonomian. Sedangkan Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi akan menjadi pelaksana tim reformasi nasional. Tim ini juga akan dibantu Menteri Keuangan, Menteri Dalam Negeri, dan Kepala Bappenas.

Komite ini rancangannya diharapkan selesai bulan depan. Setelah itu, diharapkan pelayanan publik dapat berjalan dengan baik.

“Aparatur harus melayani, sehingga pikiran kalau mau jadi PNS (Pegawai Negeri Sipil) harus siap layani rakyat, kalau tidak mau jangan. Persyaratan masuk juga kita perketat,” tutur Mangindaan.(Vivanews)

KOMENTAR