Jilbab unik ala rumput laut (tourismnews.co.id)
Jilbab unik ala rumput laut (tourismnews.co.id)

BICARA soal fesyen jilbab tidak ada habisnya, berbagai model dan paduan membuat penutup kepala ini bisa tampil menarik. Jilbab-jilbab unik ala rumput laut pun baru-baru ini tampil di Jakarta Fashion & Food Festival 2013 (JFFF) sesuai dengan tema pagelaran bertajuk “Treasure of The Sea” persembahan APPMI Moeslem.

Lia Afif, perancang busana muslim sekaligus anggota APPMI asal Surabaya ini lah yang merancang jilbab-jilbab unik berbentuk rumput laut tesebut. Mengeksplor kekayaan biola laut Indonesia, Lia juga memadukan nuansa hijau lumut, orange dan hijau pupus ke dalam koleksinya.

“Saya menggunakan bahan tenun NTB sebagai aksen etnik dipadupadan dengan bahan sifon, satin, velvet dan thomson silk. Penggunaan rangkaian mata-mata penuh warna menggambarkan segerombolan ikan cantik yang sering bersembunyi di terumbu karang,” papar Lia Afif beberapa waktu lalu seperti dikutip tourismnews.co.id.

Membahas soal kiblat fashion hijab dunia, Taruna Kusmayadi, Ketua Umum APPMI memaparkan, desainer-desainer Indonesia sudah memperkenalkan karya busana muslimnya ke mancanegara, diantaranya di Maroko, Perancis, maupun Australia.

“Mereka sangat antusias, bahkan sampai terheran-heran bagaimana baju muslim bisa dibuat sedemikian rupa variatif. Penduduk non muslim di Australia sendiri malah banyak yang berminat dengan busana muslim karya desainer Indonesia,” jelas Taruna.

Lebih lanjut Taruna menjelaskan, busana muslim yang dihasilkan oleh desainer APPMI sudah mengikuti pakem yang ada. Misalnya tidak ketat, tidak menggunakan kupnat, ataupun harus tetap mengenakan kaos kaki untuk menutupi pergelangan kaki.[]

KOMENTAR