Lhokseumawe – KABUT tebal menyelimuti Kota Lhokseumawe, Kamis (22/7/2010), sehingga mengganggu pandangan pengguna jalan raya. Sejak pagi sampai menjelang siang, pengendara kendaraan rida dua dan empat harus menghidupkan lampu karena jarak pandang hanya sekitar 50 meter saja.

Kabut tebal yang tidak diketahui sumbernya tersebut, mulai terlihat sejak pukul 04.30 WIB. Para pengguna Jalan Medan – Banda Aceh yang merupakan jalan trans-Sumatera, terpaksa memperlambat laju kendaraan untuk menghindari terjadi kecelakaan. Pengendara juga menghidupkan lampu karena terbatasnya jarak pandang. “Namun, menjelang pukul 08.30, kabut berangsur menghilang,” sebut Mukhtar Yusuf, warga Keude Punteut Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe.

Di Blang Mangat, kabut tebal menyelimuti 22 desa dengan jarak pandang 5 sampai 10 meter. Beberapa warga tampak menyaksikan kabut tersebut dan mengaku tidak tahu sumbernya. “Tidak pernah ada kabut setebal ini,” tambah Muhammad Jalil, warga Lhokseumawe lainnya.

Sementara BMKG Aceh di Kota Banda Aceh dalam beberapa hari terakhir mengingatkan adanya perubahan cuaca di sejumlah daerah Aceh. BMKG memperkirakan mulai masuknya musim hujan di Aceh.(ayi)

KOMENTAR