UNTUK kali perdana, Kampus Paya Lipah Institut Agama Islam (IAI) Almuslim Aceh menggelar tes penerimaan mahasiswa baru dengan menggelar ujian mandiri (UM) tertulis gelombang pertama yang berlangsung Kamis, 25 Mei 2023 di ruang belajar pascasarjana.

“Kegiatan UM 2023 ini sudah dijadwalkan sebelumnya sebagai bentuk penjaringan mahasiswa baru tahun akademik 2023-2024 dalam melihat potensi dan kemampuan dasar sehingga bisa masuk pada prodi yang sesuai dengan kemampuannya,” jelas Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru 2023 Edi Mizwar MPd.

Edi menyebutkan, sebanyak 81 peserta ikut dalam tes UM tersebut, baik dari sejumlah sekolah yang ada di Kabupaten Bireuen, dan juga beberapa berasal dari Aceh Tengah, Pidie, Lhokseumawe dan Aceh Utara.

“Dari data panitia ada 81 peserta yang ikut di UM perdana ini. Mereka terdiri dari alumni sejumlah sekolah tingkat Madrasah Aliyah, Dayah dan dari sejumlah SMA yang ada di Bireuen, Aceh Tengah, Pidie, Lhokseumawe dan Aceh Utara. Usai ujian, mereka juga langsung mengikuti proses wawancara dan jika tidak ada halangan minggu pertama Juni pengumuman kelulusan akan disampaikan pada situs kampus,” jelas Edi yang juga Wakil Rektor I Bidang Akademik.

Ujian Mandiri Gelombang Kedua Digelar Akhir Juli

Lebih lanjut, Edi menyebutkan, pelaksanaan UM gelombang kedua juga sudah dibuka. Pelaksanaannya sendiri akan digelar pada akhir bulan Juli.

“Jika ada yang belum bisa masuk pada UM gelombang pertama, panitia PMB IAI Almuslim Aceh 2023 masih membuka kesempatan pada gelombang kedua nanti. Kami targetnya di akhir Juli sudah digelar dan bagi calon pendaftar bisa memanfaatkan formulir daring yang tersedia di situs kampus,” sebutnya.

Rektor IAI Almuslim Aceh Dr Nazaruddin MA saat meninjau suasana tes berlangsung, mengatakan, apresiasi bagi panitia PMB yang telah menggelar penjaringan mahasiswa baru lewat ujian mandiri.

“Ini merupakan kegiatan perdana bagi IAI Almuslim Aceh dalam melakukan penjaringan mahasiswa baru dengan mengadakan ujian mandiri. Terlebih lagi soal-soal yang disajikan panitia kepada peserta berhubungan langsung dengan kemampuan dasar dan potensi akademik,” sebutnya.

Nazaruddin juga berharap, ujian mandiri ini bisa terus berlangsung ke depannya untuk gelombang kedua agar IAI Almuslim Aceh bisa menjaring calon-calon mahasiswa yang siap dengan bakat dan potensi yang ada.

Tahun ini sendiri, tambah Nazaruddin, IAI Almuslim Aceh menargetkan jumlah mahasiswa baru 200 orang yang nantinya akan tersebut di enam program studi.

“Kita targetkan jumlah mahasiswa baru tahun akademik 2023-2024 ini bisa mencapai 200 orang, dimana nantinya bisa tersebar di enam program studi, mulai dari prodi Pendidikan Agama IslamManajemen Pendidikan IslamPendidikan Bahasa ArabHukum Keluarga IslamPerbankan Syariah dan Ekonomi Syariah,” tutupnya.

Bagi calon mahasiswa, informasi mengenai prodi juga bisa diakses dengan mudah disitus lewat laman PMB 2023 atau klik https://s.id/spmb-iai-almuslim2023.