WISATAWAN yang merencanakan kunjungan ke destinasi wisata religi di Banda Aceh diimbau untuk memperhatikan perubahan jam operasional Museum Tsunami Aceh selama bulan suci Ramadan 1447 H.
Penyesuaian jadwal ini mulai efektif berjalan per Kamis, 19 Februari 2026 untuk menyelaraskan pelayanan publik dengan kearifan lokal setempat.
Dalam jadwal terbaru yang dirilis pihak museum, waktu operasional harian (Sabtu–Kamis) kini berakhir lebih awal yakni pukul 14.45 WIB. Pengelola juga menetapkan jeda istirahat selama 90 menit pada tengah hari dan menutup kunjungan sepenuhnya pada hari Jumat.
Kepala UPTD Museum Tsunami Aceh M Syahputra AZ, menjelaskan bahwa pergeseran waktu ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara operasional fasilitas wisata dan kearifan lokal masyarakat Aceh yang mengedepankan ibadah di bulan puasa.
“Pengunjung atau wisatawan diharapkan dapat menyesuaikan waktu kedatangan dalam rencana perjalanan (itinerary) mereka agar tetap mendapatkan pengalaman kunjungan yang menyeluruh di museum ini,” jelas Syahputra dalam keterangan persnya.
Bagi wisatawan nusantara maupun mancanegara, informasi mengenai tiket tetap tersedia di loket fisik selama jam buka berlangsung.
Pihak pengelola menyarankan wisatawan untuk melakukan pengecekan berkala melalui kanal digital resmi museum guna mengantisipasi jika ada perubahan informasi lebih lanjut di masa mendatang.

Belum ada komentar