Bireuen, Seputar Aceh – Peringatan lima tahun tsunami di Kabupaten Bireuen dilakukan dengan malam renungan tsunami yang digelar muspida di Gandapura, Bireuen Sabtu (26/12) dinihari.

Dihadiri Bupati Bireuen Nurdin Abdul Rahman, Kapolres Bireuen AKBP T saladin, unsur muspida, dan tokoh masyarakat serta sejumlah warga sekitar, acara diisi dengan pembacaan puisi, pemutaran film dokumenter simulasi penanganan banjir.

Bupati Bireuen Nurdin Abdul Rahman dalam arahannya antara lain mengatakan peringatan lima tahun tsunami yang melanda Aceh hendaknya menjadi suatu peringatan untuk instropeksi diri setiap manusia. ”Ambil hikmah di balik musibah tersebut,” katanya.

Sementara itu Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Bireuen melakukan aksi damai di alun-alun Kota Bireuen dengan membagikan selebaran kepada pengguna jalan. Selebaran berisi ajakan untuk menyelamatkan bumi dari ancaman pemanasan global (global warming) dengan tema kegiatan “satu aksi untuk bumi kita”.

“Aksi melibatkan anggota Korp Suka Rela (KSR) dan Palang Merah Remaja (PMR) dari kalangan siswa di Kabupaten Bireuen untuk mengajak masyarakat mewaspadai ancaman global warming,” ujar Pengurus PMI Cabang Bireuen, Juanda Abdullah.

Pada hari peringatan lima tahun tsunami di Kabupaten Bireuen, aktifitas warga berlangsung normal seperti biasanya. Sebagian kecil pemilik toko dan bangunan mengibarkan bendera merah putih setengah tiang. [sa-mhs]

KOMENTAR