Bireuen, Seputar Aceh – Produksi gabah Kabupaten Bireuen pada tahun ini diperkirakan turun berkisar 10 hingga 15 persen atau sebesar 27.750 ton dari target 185 ribu ton per tahun. Penyebab utama,  serangan hama dan kekeringan.

“Walaupun produksi gabah bakal menurun, hasil panen gabah di Kabupaten Bireuen masih

mampu menutupi kebutuhan konsumsi masyarakat Bireuen, bahkan masih bisa surplus,” ujar Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Bireuen, Azmi Abdullah, Selasa (6/10).

Azmi mengatakan target produksi gabah Kabupaten Bireuen pada 2009 sebanyak 185 ribu ton dari luas areal 22 ribu hektare yang digarap petani di sejumlah kecamatan di Bireuen.

Azmi mengatakan masalah utama hingga menurunnya produksi gabah di Bireuen yakni kekeringan yang disebabkan irigasi teknis belum memadai serta meningkatnya serangan hama berupa hama tikus dan keong mas.

“Kurangnya kesadaran petani yang cenderung melanggar pola tanam membuat siklus hama tikus dan keong mas tak terputus,” ujar Azmi lagi. [sa-mhs]

KOMENTAR