Banda Aceh – Ratusan Tim Pemantauan Independen (TPI) dan pengawas nasional di bawah koordinasi Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) mulai disebar ke 550 SMA/sederajat di Aceh. Tim ini nantinya mencegah kecurangan dan penyimpangan saat berlangsungnya Ujian Nasional (UN).

“Masing-masing sekolah terdapat satu coordinator, sementara satu pemantau untuk masing-masing ruangan ujian agar tidak terjadinya kecurangan,” kata Prof. Dr. Samsul Rizal, M. Eng, penanggungjawab Tim Pengawasan dan TPI Aceh, kemarin

Menurutnya, sesuai dengan keputusan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) nomor 0029/SK/BSNP/XII/2009, Unsyiah ditunjuk sebagai koordinator penyelenggaraan UN SMA/MA 2010 di Aceh. Pemantau independen ini terdiri dari dosen PTN dan PTS, widyaiswara LPMP, anggota organisasi profesi bukan guru, serta anggota dewan pendidikan bukan guru.

“Kita berharap UN 2010 di Aceh berjalan objektif, berkeadilan dan akuntabel,” jelasnya.

Sementara itu, Prof. Darni M. Daud, MA, selaku Koordinator Penyelenggaraan, Pengawasan dan TPI UN untuk Aceh tahun 2010, menambahkan pemantauan UN tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, kewenangan dari anggota TPI dan pengawasan diberikan lebih luas sehingga temuan kecurangan dapat ditindaklanjuti.

“Dulu para pengawas tidak diberikan hak untuk masuk ruangan sehingga banyak praktik kecurangan. Untuk tahun ini para pengawas bisa masuk ruangan jika ada indikasi kecurangan,” katanya.

Darni juga meminta kunjungan pejabat, seperti camat, kadis pendidikan, bupati dan gubernur ke kelas untuk berdialog dengan peserta UN agar dapat diatur sehingga tidak menganggu konsentrasi siswa.

“Kita harap pengawasan tahun ini berjalan baik serta tidak ada sandiwara lagi. Pengawas dari Unsyiah yang terbukti bekerjasama (kecurangan) dengan sekolah akan dipecat,” tegas Darni.

UN yang digelar pada 22-25 Maret nantinya diikuti 46.451 siswa SMA, 12.523 siswa MA, 9.951 siswa SMK, dan 23 siswa SMALB. Sementara pada 29 Maret hingga 5 April merupakan ujian susulan bagi siswa berhalangan atau sakit.(*/ha/crd)

KOMENTAR