Moskow — Badan Pengawas Komunikasi Rusia menyatakan laman Google dan YouTube akan mendapat daftar terbaru informasi yang diblokir di negara tersebut.

Keterangan tertulis badan tersebut menjelaskan Google dan YouTube LLC telah secara resmi setuju “menerima daftar informasi yang dilarang di Rusia”, lapor RIA Novosti.

Daftar yang merinci situs “diblokir” dan isi laman yang tidak diperbolehkan di Rusia itu diumumkan oleh badan pengawas, Kamis (1/11).

Situs zapret-info.gov.ru akan mempertimbangkan pengaduan yang diajukan masyarakat yang dapat mengumpulkan tayangan sekilas dan URL dari situs yang diblokir.

Kerja sama antara badan pengawas dengan sejumlah perusahaan internasional telah dipaparkan sebelum peraturan tersebut diberlakukan.

Alamat surat elektronik (surel) perusahaan beserta ‘link’ ditambahkan ke daftar, demikian keterangan tersebut.

Dalam waktu 24 jam setelah pemberlakuannya, situs mengumpulkan lebih dari 5.000 pengaduan terkait konten yang menyerang dimana 96 persen di antaranya ditolak setelah melalui berbagai pertimbangan.

Sejumlah pengaduan yang penting di antaranya adalah sepuluh situs tetap masuk dalam daftar pemblokiran karena mengandung konten pornografi anak, kemudian 40 pengaduan diteruskan kepada Otoritas Pengendali Narkoba, dan 23 situs terkait pengawas masalah konsumen. (ant)

KOMENTAR