Ottawa — Setelah BlackBerry Z10, ponsel cerdas berikutnya yang mengusung platform BlackBerry 10 adalah BlackBerry Q10. Perangkat ini sudah bisa dipesan melalui operator seluler di Kanada.

BlackBerry Q10 adalah smartphone kedua yang menggunakan OS BlackBerry 10 setelah BlackBerry Z10. Pada saat diperkenalkan di BlackBerry Event di New York, AS, akhir Januari lalu, perangkat yang hadir dengan keypad QWERTY fisik ini dijadwalkan akan mulai dipasarkan pada April 2013.

Dilaporkan N4BB, menjelang perilisannya di bulan depan, operator selular Bell sudah membuka pemesanan BlackBerry Q10 dengan melakukan pre-register secara online untuk para pelanggannya. Namun pemesanan ini hanya berlaku bagi para pelanggan di Kanada.

BlackBerry Q10 hadir dengan keypad QWERTY fisik yang menjadi ciri khas smartphone BlackBerry. Meski hadir dengan keypad fisik, BlackBerry Q10 juga dibekali layar sentuh 3,1 inci beresolusi 720 x 720 piksel dengan kepadatan gambar 328 piksel per inci (ppi).

Adapun spesifikasi dapur pacu BlackBerry Q10 sejatinya tak jauh berbeda dengan ‘saudaranya’ yang berlayar sentuh penuh, BlackBerry Z10. Perangkat ini dibenamkan prosesor dual core 1,5 GHz, 2 GB RAM, memori internal 16GB, dan slot microSD.

BlackBerry Q10 juga ditanamkan dua kamera, yakni di bagian belakang dan depan. Kamera belakangnya memiliki resolusi 8 megapiksel dengan autofocus, 5x digital zoom dan kemampuan rekam video full-HD 1080p.

Sedangkan kamera depannya mempunyai resolusi dua megapiksel dengan fitur 3x digital zoom dan kemampuan rekam video HD 760p.

Sementara untuk konektivitas, BlackBerry Q10 pun didukung WiFi 802.11 a/b/g/n, 4G, NFC, Bluetooth 4.0 dan juga GPS.

Jika seri-seri keypad QWERTY BlackBerry sebelumnya selalu memiliki tombol “call”, “menu”, “back”, “off” dalam bentuk fisik, pada seri Q10, tombol-tombol fisik tersebut dihilangkan termasuk keberadaan trackpad yang sudah ditiadakan.

Sebagai penggantinya, pengguna tinggal langsung menyentuh layar karena perangkat ini sudah mendukung touchscreen yang responsif. (kabarbisnis.com)

KOMENTAR