DUA maestro “Seumapa” yang merupakan salah satu adat kebudayaan Aceh yang digelar di Jamboe Apresiasi Seni anjungan Kabupaten Bireuen, Kamis (26/9) malam di Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) IV Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh mampu menyedot perhatian ribuan pengunjung.

Seumapa atau yang sering disebut seni tutur berbalas pantun dalam kebudayaan Aceh ini biasanya dilakukan dalam menerima mempelai wanita (dara baroe) atau pria (linto) disaat mengantar kedua mempelai.

Syeh Seuman Buket dan Syeh Rusli yang hadir malam tadi unjuk kemampuannyadalam Seumapa yang mampu membuat ribuan pengunjung PKA begitu terhibur dan memberikan tepuk tangan. Seumapa yang disampaikan oleh kedua maestro ini, selain membahas tentang agama Islam juga keduanya sesekali mencoteh dengan bahasa Aceh yang kocak. Ribuan pengunjung pun tak beranjak dari anjungan Kabupaten Bireuen, untuk menikmati seumapa itu.

Seumapa berbahasa Aceh, yang dibawakan oleh Syeh Rusli merupakan dari pihak mempelai pria sedangkan Syeh Seuman Buket dari pihak wanita dalam berbalas pantun sebelum mempelai pria diterima oleh pihak dari wanita.

Dimalam ke 7 pegelaran PKA VI, anjungan di Kabupaten Bireuen menyuguhkan penampilan khusus di Jamboe Apresiasi Seni diantaranya, Haflah Qur’an, Shalawat Badar, Seumapa, Marhaban, penarikan undian dan Zikir Maulid. “Untuk malam ini Pemkab Bireuen khusus menampilkan seni-seni yang bersyiar Islami,” kata Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Bireuen, Farhan Husen. (*/ddk)