Banda Aceh — Wakil gubernur Aceh, Muzakir Manaf meminta manajemen Rumah Sakit Umum dokter Zainoel Abidin (RSUZA) terus meningkatkan pelayanan sehingga masyarakat merasakan kepuasan saat mereka membutuhkan perawatan di rumah sakit pemerintah itu.

“Meski Wagub menyampaikan tentang pelayanan di RSUZA yang mulai semakin membaik, namun berharap ke depan terus ditingkatkan sehingga masyarakat benar-benar terlayani dengan baik,” kata Direktur RSUZA Taufik Mahdi di Banda Aceh, Kamis (05/07). Hal tersebut disampaikan Taufik Mahdi setelah mendampingi Wagub Muzakir Manaf yang melakukan inspeksi mendadak di RSUZA Banda Aceh di awal pemerintahannya.

Lebih lanjut, Taufik menjelaskan harapan Wagub Muzakir Manaf agar manajemen RSUZA sebagai badan layanan publik menerapkan disiplin kepada seluruh pegawai rumah sakit.

Rumah sakit badan yang memberikan pelayanan kepada masyarakat agar menerapkan prinsip kedisiplinan, kejujuran dan keikhlasan serta transparan. “Wagub Muzakir Manaf menekan pentingnya menerapkan prinsip disiplin, kejujuran, keikhlasan serta transparan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Taufik Mahdi mengutip pernyataan Muzakir Manaf.

Muzakir Manaf dilantik sebagai Wagub Aceh yang berpasangan dengan Zaini Abdullah (gubernur) oleh Mendagri Gamawan Fauzi pada 25 Juni 2012. Kedua pasangan yang diusung Partai Aceh (partai politik lokal) itu terpilih dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) 9 April 2012.

Di pihak lain, Taufik Mahdi menyebutkan saat ini seluruh ruang rawat inap RSUZA Banda Aceh dipenuhi pasien yang ingin memperoleh pelayanan kesehatan di rumah sakit milik pemerintah itu. “Sebanyak 405 tempat tidur yang dimiliki RSUZA dipenuhi pasien rawat inap dengan berbagai jenis penyakit. Termasuk pasien yang mendapatkan perawatan segera di ruang instalasi gawat darurat (IGD) sebanyak 25 orang,” kata direktur RSUZA. Selain itu, RSUZA Banda Aceh juga melayani masyarakat untuk pelayanan cuci darah yang jumlahnya rata-rata mencapai 64 orang setiap hari. (ant)

KOMENTAR