Seputaraceh

5 Tempat Wisata Ini Paling Direkomendasi Wisatawan

Senja di Kampung Jacky Chan (Foto twitter @NajiebSolasido)
Senja dari atas Kampung Jackey Chan (Foto twitter @NajiebSolasido)

TAHUN kunjungan ke Aceh atau yang dikenal Visit Aceh 2013 masih terus berlanjut, berbagai tempat wisata-wisata yang tidak boleh terlewatkan pun tersebar dimana-mana.

Salah satu situs wisata terbesar di dunia, TripAdvisor merekomendasikan beberapa tempat menarik yang tidak boleh terlewatkan jika berkunjung ke Aceh dari hasil testimonial wisatawan, baik lokal maupun mancanegera.

Masjid Raya Baiturrahman

Belum ke Aceh, jika belum bertandang ke masjid yang satu ini. Maskot negeri Serambi Mekah tentunya Masjid Raya Baiturrahman yang megah, di pusat kota Banda Aceh bangunannya begitu indah, terutama bila dinikmati kala senja, langit yang biru memecah adalah objek menarik bagi pencinta fotografi untuk merekamnya.

Danau Lut Tawar

Berada di dataran tinggi Gayo, Danau Lut Tawar ini tidak pernah akan sepi pengunjung terlebih pada saat akhir pekan atau hari liburan. Danau yang terletak di timur Kota Takengon, Kecamatan Lut Tawar berada di 1.250m di atas permukaan laut.

Penamaan Danau Lut Tawar dikarenakan luasnya danau seperti laut (lut), namun airnya tidak asin atau tawar. Banyak flora dan fauna yang berkembang di perairannya dan satu yang paling popular adalah spesies ikan depik.

Sambil menikmati keindahan danau, pengunjung juga bisa menyaksikan masyarakat sekitar danau yang bercocok tanam dan memancing. Udara di sekitar danau cukup sejuk dengan suhu udara sekitar 20 derajat celcius.

Museum Tsunami Aceh

Selain Masjid Raya Baiturrahman, Aceh juga memiliki ikon wisata lainnya, apalagi kalau bukan Museum Tsunami Aceh yang berada di jalan Iskandar Muda Banda Aceh.

Museum termasuk kategori “The World Tsunami Museum” tersebut memiliki luas 2.500 meter persegi yang berada tepat ditengah ibukota Provinsi Aceh dengan bersebelahan tempat bersejarah Peutjoet/Potjuet/Pocut Kerkhoff, Blang Padang, dan Taman Sari.

Fungsi Museum Tsunami Aceh yang dirancang oleh arsitek Indonesia, Ridwan Kamil ini sebenarnya dipergunakan untuk mengenang korban bencana pada waktu itu, selain itu juga dijadikan sebagai pusat pendidikan bagi generasi muda tentang gempa dan tsunami, serta menjadi pusat evakuasi (mitigasi) bencana bagi warga di Banda Aceh.

Perumahaan Jackey Chen

Jaraknya tidak jauh dari pusat Kota Banda Aceh, sekitar 17 kilometer arah ke Krueng Raya kita akan menemukan sebuah Kampung persahabatan Indonesia-Tiongkok yang lebih terkenal dengan Kampung Jackey Chan, tepatnya di perbukitan Desa Neuheuen, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar.

Saat kita memasuki pintu gerbang kampung ini tertulis dengan besar Kampung “Persahabatan Indonesia-Tiongkok” lengkap dengan aksara China. Ceritanya pembangunan kampung ini pascatsunami 2004 lalu, disponsori oleh China Charity Federation dan Red Cross Society of China. Dan konon, bintang film laga Jackey Chan adalah satu orang yang ikut serta dalam menggalang dana untuk rumah bantuan bagi korban tsunami ini.

Jaboi Geothermal Spot

Gunung api Jaboi, begitulah masyarakat di Kota Sabang menyebutnya. Walaupun demikian, energi panas bumi menjadi daya tarik tersendiri sebagai daerah wisata yang ada di Gampong (Desa) Jaboi Kecamatan Suka Jaya. Anda pun bisa merasakan hawa langsung berupa asam sulfur dan uap air yang saban hari aktif dikeliling oleh pemandangan alam dan hutan yang masih alami.[]

Belum ada komentar