Kera Archicebus Achilles
Kera Archicebus Achilles
Kera Archicebus Achilles
Kera Archicebus Achilles

PALENTOLOG menemukan sisa-sisa fosil primata (kera) yang pernah hidup di pohon puluhan juta tahun lalu. Temuan fosil ini menunjukkan spesies kera paling tua yang pernah berkeliaran 55 juta tahun lalu.

Dilansir ABC, Kamis (6/6), temuan yang dilaporkan dalam jurnal Nature membantu peneliti untuk menentukan evolusi primata. Fosil primata yang ditemukan di China ini menunjukkan bahwa asal-usul kera berasal dari wilayah Asia.

“Kerangka ini akan memberitahu kita terkait banyak cerita tentang asal-usul primata dan sekitar nenek moyang kami,” kata Ni Xijun dari Akademi Ilmu Pengetahuan China di Beijing, yang memimpin penelitian.

Ia mengatakan bahwa fosil kera tertua ini ditemukan oleh seorang petani di sebuah tambang dekat Jingzhou. Kerangka atau fosil yang ditemukan satu dekade lalu ini berada dalam sebongkah batu.

Peneliti memerlukan waktu selama setahun ketika memindai atau scan berteknologi 3D pada keseluruhan fosil tersebut. Sehingga, peneliti akhirnya mendapatkan gambaran lengkap dan detail hewan purbakala tersebut.

Peneliti mengungkapkan, hasil pemindaian 3D menunjukan primata aneh yang hanya memiliki tinggi beberapa sentimeter. Peneliti juga mengestimasi bahwa berat tubuh hewan masa lampau tersebut sekira 30 gram.

Peneliti yakin hewan tersebut hidup di pepohonan. Kera yang dinamakan Archicebus Achilles ini memiliki kaki ramping, ekor panjang, dan jari-jari yang kurus.

“Kera ini bisa melompat di pepohonan dengan baik. Hewan ini aktif pada siang hari dan memakan serangga,” kata Ni Xijun. (okezone.com)