Komunitas HAKKA-Aceh Tiongkok membawakan Tari Kipas acara Solidarity Night di Gedung ACC Sultan Selim II Banda Aceh (Foto M Iqbal/SeputarAceh.com)
Komunitas HAKKA-Aceh Tiongkok membawakan Tari Kipas acara Solidarity Night di Gedung ACC Sultan Selim II Banda Aceh (Foto M Iqbal/SeputarAceh.com)
KONSORSIUM Aceh Baru bekerjasama dengan Research and Education for Peace (REPUSM), Universitas Sains Malaysia (USM), IDRC CRDI, dan Southeast Asia Conflict Study Network (SEACSN) menggelar acara Solidarity Night bertemakan Peace Building in Aceh To Southeast Asia di gedung ACC Sultan II Selim, Banda Aceh, Selasa (14/04/2015) malam.
Inilah sejumlah penampilan pada malam solidaritas yang turut dihadiri oleh perwakilan dari sejumlah provinsi berbagai negara yang pernah mengalami konflik seperti Aceh, Papua, Timor Leste, Sabah, Myanmar, Patani dan Bangsa Moro.[]
Perwakilan dari berbagai lembaga menyanyikan lagu ‘Heal The World’ acara Solidarity Night di Gedung ACC Sultan II Selim Banda Aceh (Foto M Iqbal/SeputarAceh.com)Qonita dan Arina mahasiswa dari Patani, Thailand membacakan puisi tentang konflik di daerah mereka acara Solidarity Night di Gedung ACC Sultan I Selim Banda Aceh (Foto M Iqbal/SeputarAceh.com)Sanggar UKM Putroe Phang membawakan Tari Gigih acara Solidarity Night di Gedung ACC Sultan II Selim Banda Aceh (Foto M Iqbal/SeputarAceh.com)
IBUKOTA Provinsi Aceh menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Korps Pegawai Republik Indonesia Tingkat Nasional tahun ke-2 di Kota Banda Aceh. Acara yang...
SAYEMBARA Menulis "Harapan Rakyat Aceh pada Partai Politik" yang digelar Gema Aneuk Muda Nanggroe Aceh (GAMNA), diperpanjang hingga 30 November 2013. Ini dilakukan...
Banda Aceh - Untuk mengantisipasi terulangnya konflik antar etnis, sebanyak 152 perempuan tergabung dalam Komunitas Perempuan Cinta Damai (KPCD) mendirikan tugu...
SEJUMLAH komunitas dan anak-anak muda kreatif memamerkan produk di ajang Pekan Kreatif Banda Aceh 2014 di Taman Putro Phang Banda Aceh, Minggu (4/5/2014).
Banda Aceh - Senin 9 April, Aceh akan memilih gubernur dan wakil gubernur serta 17 Walikota dan Bupati. Ada lima pintu gerbang menuju masa depan Aceh. Namun hanya...
Belum ada komentar