IDPBEGITU cintanya terhadap Indonesia, Indah Dewi Pertiwi mempersembahkan mini konser bertajuk ‘Kingdom of Indonesia’. Lewat konser berdurasi 15 menit pada 29 November mendatang di Gelora Bung Karno (GBK), IDP menggaet Erwin Gutawa sebagai penata musik dan Jay Subiakto yang menggarap tata panggung dan artistiknya.

Pada konser mini itu, IDP akan menampilkan budaya tiga kerajaan yang penah berjaya di Tanah air, yaitu Kerajaan Raja Ampat, Kerajaan Gowa dan Kutai Kartagenara. Terinspirasi dari ketiga kerajaan tersebut, ia akan membawakan tiga lagu yang berjudul, “Gerakan Badanmu”, “Teman Terindah”, dan “Indonesia di Tubuhku.

“Konser ‘Kingdom of Indonesia’ ini merupakan bagian dari program musik salah satu televisi swasta nasional. Saya mendapatkan waktu 15 menit, karena itu saya menyanyikan tiga lagu yaitu Teman Terindah yang mewakili Indonesia Timur dengan latar belakang kerajaan Raja Ampat, lagu Gerakan Badanmu (Indonesia Tengah) berlatarbelakang kerajaan Gowa dan lagu Indonesia di Bahuku untuk Indonesia Barat dengan latar Kerajaan Kutai,” jelas IDP.

Bisa menampilkan keindahan Indonesia dan bekerja sama dengan musisi kenamaan Tanah Air membuat IDP bangga.

“Saya merasa bangga dan beruntung bisa ditangani oleh Erwin dan Jay. Karena kita tahu mereka selalu sukses menangani diva dan penyanyi besar,” ujar penyanyi yang berusia 22 tahun itu.

Konser mini tersebut digarap dengan sangat megah. Selain musik yang diiring orkestra dengan 50 orang musisi, juga tata panggung yang sangat memukau. Bahkan, dalam tiga kali penampilan, IDP akan tampil menggunakan tiga tandu.

“Tandu-tandu tersebut dibuat oleh Jay. Setiap tandu mewakili bagian wilayah Indonesia,” jelasnya. “Bahkan, untuk memberikan nuansa yang benar-benar sesuai, Jay datang langsung ke Raja Ampat untuk mengambil gambar sebagai visual latar belakang,” tambahnya.

Konser mini megah bernuansa Indonesia itu membuktikan kalau IDP memang sangat mencintai Indonesia. (kabarinews.com)

konserThe Free Dictionary: sürekli gürültü concert de bruits Bebeğin gece konserinden dolayı uyuyamadık.

KOMENTAR