Bireuen – Jejak perampokan disertai pembunuhan terhadap Rosmanidar, 52, pengumpul julo-julo yang juga warga Gampong Geudong-Geudong, Kecamatan Kota Juang, Bireuen, masih kabur. Namun, sejauh ini Polres Bireuen telah memeriksa tiga saksi.

Kapolres Bireuen AKBP Teuku Saladin SH melalui Pjs Kasat Reskrim Iptu Raja Gunawan SH MM, kemarin, mengatakan jejak maupun identitas pelaku pembunuhan korban dengan motif perampokan tersebut masih kabur. Polisi masih melakukan penyelidikan.

“Selain masih terus mencari dan mengembangkan barang bukti yang sudah ditemukan, polisi masih mengumpulkan berbagai keterangan lainnya. Tiga orang sudah dimintai keterangan, yakni anak kandung, anak tiri dan juga adik korban,” ujar Raja Gunawan.

Raja Gunawan mengatakan, sejauh ini belum ada barang bukti lain yang ditemukan dari lokasi kejadian dan belum ada petunjuk baru guna membantu proses penyelidikan.

“Kami berupaya mengumpulkan berbagai keterangan sehingga kasus ini bisa segera terungkap,” katanya. Ia mengharapkan masyarakat mendukung polisi mengungkap kasus tersebut dengan memberikan informasi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Rosmanidar, 52, ditemukan tewas di rumahnya, Minggu (25/4/2010) sekira pukul 20.00 WIB, dengan kondisi mengenaskan. Ia diduga menjadi korban perampokan disertai pembunuhan.(*/ha/del)