New York — Walikota New York Michael Bloomberg, Senin (18/3), mengajukan peraturan yang melarang peritel di kota itu memperlihatkan produk tembakau di tokonya. Jika proposal ini disetujui, New York akan menjadi kota pertama di Amerika Serikat yang melarang display rokok.

Di bawah peraturan yang akan dipresentasikan di Dewan Kota minggu ini, penjual akan diminta menyembunyikan produk rokok, kecuali saat pembelian oleh orang dewasa atau pengisian stok oleh toko. Produk tembakau harus disimpan di lemari kabinet, laci, di bawah meja kasir, di belakang tirai, atau di lokasi tersembunyi lainnya.

“Undang-undang ini akan mencegah generasi muda merasakan dampak yang tidak menyehatkan dan harapan hidup yang lebih pendek akibat merokok,” ujar Bloomberg.

Jika disetujui oleh dewan kota, kebijakan yang baru pertama kali ditemui di Amerika Serikat ini akan menjadi strategi terbaru Bloomberg dalam memerangi rokok. Bloomberg sukses melarang merokok di restoran dan bar saat masa jabatan pertamanya. New York kemudian menerapkan larangan merokok di taman, pantai, lapangan terbuka umum, serta di dok untuk kapal atau marina. (wsj.com)

KOMENTAR