Surabaya — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menambahkan kuota beasiswa “Bidik Misi” untuk 12 ribu mahasiswa miskin yang berprestasi pada tahun ini lewat APBN-P.

“Total tahun ini, ada 42 ribu penerima Bidik Misi, karena 30 ribu penerima Bidik Misi untuk tahun ini akan ditambah 12 ribu orang untuk mahasiswa miskin di PTN dan PTS,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (30/09).

Ke-12.000 mahasiswa miskin itu terdiri dari 10 ribu mahasiswa penerima Bidik Misi di perguruan tinggi negeri (PTN) dan 2.000 penerima Bidik Misi di perguruan tinggi swasta (PTS). “Jadi, beasiswa Bidik Misi juga diberikan kepada PTS,” katanya.

Secara terpisah, Pembantu Rektor (PR) I ITS Surabaya Prof. Ir. Herman Sasongko mengaku ITS untuk tahun ini menerima 800 mahasiswa penerima Bidik Misi.

“Tapi, kami tidak menerima tambahan lagi penerima Bidik Misi, karena kami sangat ketat untuk prestasi mahasiswa miskin penerima beasiswa itu, bahkan tahun ini 800 mahasiswa itu ada 200 mahasiswa di antaranya dari mahasiswa reguler yang kebetulan dari keluarga miskin,” katanya.

Di Surabaya, mahasiswi miskin di PTS yang menerima beasiswa Bidik Misi, di antaranya Universitas Surabaya (Ubaya), STIESIA, Universitas Kristen Petra (UKP) Surabaya, dan sebagainya. (ant)

KOMENTAR