Jakarta – Densus 88 Polri melakukan penggerebekan pelaku terorisme di Pamulang, Tangerang. Dipastikan mereka memiliki kaitan dengan kelompok di Aceh.

“Mereka sebagai pemasok senjata dan pendukung dana dalam kegiatan tersebut,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Edward Aritonang di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Selasa (9/3/2010).

Edward menjelaskan, selain melakukan penggerebekan di Warnet di Jl Siliwangi yang kemudian menewaskan YI alias M dan di Gang Asem, R dan H, polisi juga melakukan penangkapan terhadap 4 orang yang diduga masih terkait kelompok jaringan Aceh.

“Penangkapan 4 orang di Jakarta dan Jawa Barat,” tutupnya.

Densus 88 Antiteror Mabes Polri menggerebek warnet Multiplus di Pamulang dan sebuah rumah di Gang Asem, Jl Setiabudi. 3 Orang tewas ditembak karena melawan dan hendak melarikan diri saat ditangkap.

Polisi menyatakan orang yang tewas dalam penggerebekan itu adalah YI alias M, BR dan H. Dulmatin mempunyai nama alias Muktamar (M). Tapi apakah YI merupakan Dulmatin, polisi masih menunggu hasil otopsi terhadap jenazah dalam 2 hari ini.

Sementara pengamat teroris Mardigu menyatakan YI atau Yahya Ibrahim adalah nama alias Umar Patek. Umar Patek merupakan 1 dari 3 teroris yang paling diburu di dunia selain Dulmatin. Nyawa Umar Patek dihargai US$ 1 juta.(*/detik)

KOMENTAR