Banda Aceh — Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh secara resmi melaunching film berjudul “NOEH” dan menggelar kegiatan nonton bersama di perkarangan RSJ Aceh pada Jumat (13/02/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur RSJ Aceh, dr. Hanif, Asisten I Pemerintah Aceh, Drs. Syakir, M.Si, perwakilan Komisi V DPRA, Kepala Biro Hukum Sekretariat Daerah Aceh, Muhammad Junaidi, SH, MH, serta masyarakat yang memadati lokasi pemutaran film.
Dalam sambutannya, Direktur RSJ Aceh menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang tetap menghadiri dan mengikuti kegiatan meskipun sempat diguyur hujan.
“Kami terkesan melihat teman-teman sangat antusias walaupun hujan. Saya yakin hujan ini tidak lama,” ungkap dr. Hanif.
Ia menilai tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan besarnya kepedulian terhadap isu kesehatan jiwa, khususnya terkait praktik pasung yang menjadi tema utama film tersebut.
Sementara itu, Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, yang diwakili oleh Asisten I Pemerintah Aceh, Drs. Syakir, M.Si, menyampaikan bahwa Pemerintah Aceh mendukung berbagai inovasi yang mampu membangun kesadaran publik dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.
Ia berharap film “NOEH” dapat diputar secara lebih luas di berbagai kalangan.
“Kedepan, kami berharap film ini dapat diputar secara luas, baik di sekolah-sekolah, kampus, komunitas masyarakat, hingga ruang-ruang publik lainnya. Agar pesan yang terkandung di dalamnya benar-benar sampai dan membentuk pola pikir baru di tengah masyarakat bahwa kepedulian adalah bagian dari kekuatan peradaban,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan SeputarAceh.com, meskipun sempat diguyur hujan, masyarakat tetap bertahan menyaksikan film hingga selesai. Hal tersebut mencerminkan antusiasme serta dukungan publik terhadap upaya edukasi kesehatan jiwa yang diinisiasi RSJ Aceh melalui film “NOEH”. (Naufal Khalish)

Belum ada komentar