Banda Aceh — Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Aceh menargetkan jumlah investor yang akan menanamkan modalnya di bursa saham akan mencapai 3.000 orang pada tahun 2012.

“Kami targetkan akan ada tiga ribuan investor dari Aceh yang akan ikut serta untuk menanamkan modalnya di bursa saham,” kata Kepala perwakilan pusat informasi Bursa Efek Indonesia wilayah Aceh Thasrif Murhadi di Banda Aceh, Selasa (3/7).

Pernyataan itu disampaikan usai pelatihan bursa saham kepada rekan-rekan jurnalis dari berbagai media yang bekerja di wilayah Kota Banda Aceh.

Disebutkan dia, jumlah investor asal provinsi ujung paling barat Indonesia itu yang telah menjadi investor di bursa saham di wilayah Aceh tercatat sebanyak 500 orang dan ada juga 500 orang lainnya menjadi investor melalui bursa saham yang ada di provinsi lainnya.

“Artinya, minat masyarakat Aceh untuk menanamkan modalnya di bursa saham cukup tinggi hal ini dilihat dari animo masyarakat sejak bursa saham hadir di Aceh,” katanya.

Pihaknya optimistis dengan meningkatnya pemahaman dan sosialisasi yang dilakukan BEI kepada masyarakat di provinsi berpenduduk sekitar 4,6 juta jiwa itu akan mampu menghimpun investor untuk berinvestasi di bursa saham.

Ia menambahkan, kalangan investor yang menanamkan modalnya di bursa saham tersebut terdiri dari mahasiswa, pegawai dan pengusaha.

“Kami yakin dengan tiga perusahaan sekuritas yang ada di Aceh dan meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap bursa saham akan meningkatkan jumlah investor di masa mendatang,” katanya.

Ia mengatakan untuk menjadi seorang investor, masyarakat dapat menjumpai salah satu dari tiga sekuritas yang ada di Aceh dengan modal awal yang dibutuhkan sekitar Rp5 juta. (ant)

KOMENTAR