Banda Aceh — Sebanyak 16.386 orang peserta yang mendaftar pada Panitia Lokal (Panlok) Banda Aceh, akan mengikuti ujian tulis Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2012 mulai hari ini Selasa (12/6) hingga Rabu (13/6).

Dari jumlah tersebut, di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh akan diikuti 13.982 peserta terdiri dari jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) berjumlah 3.354 orang, IPS 2.290 orang dan IPC 8.338 orang.

Sedangkan di Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe akan diikuti 2.404 peserta terdiri dari jurusan IPA 471 orang, IPS 395 orang dan kelompok IPC berjumlah 1.538 orang.

Ketua Koordinator Sosialisasi dan Humas SNMPTN Panlok Banda Aceh, Drs A Wahab Abdi, M.Si menyatakan, panitia ujian tulis saat ini telah menyelesaikan berbagai persiapan seperti penempelan nomor ujian di lokasi yang ditentukan serta distrubisi soal ujian yang dibagikan kepada peserta.

“Kita telah siap melaksanakan ujian tulis SNMPTN dan panitia juga sudah menempelkan nomor ujian di masing-masing lokasi sesuai dengan kelompok ujian yang dipilih oleh peserta,” kata Wahab Abdi kepada wartawan, Senin (11/6).

Menurutnya, bagi peserta ujian tulis SNMPTN yang ikut di Unsyiah telah disiapkan sejumlah lokasi pelaksanaan ujian. Untuk kelompok IPA di kampus Unsyiah sebelah utara meliputi Gedung AAC Dayan Dawood, Fakultas Ekonomi, Pascasarjana, SMA Lab School, SMAN 5 Darussalam, SMP Darussalam, MAN Darussalam dan MTsN Darussalam.

Kelompok IPS di kawasan Lampineung meliputi SD Tahija Jeulingke, SMAN 4, SMAN 8, SMAN 12, SMPN 6 dan SMPN 18. Sedangkan kelompok IPC di Kampus Unsyiah sebelah selatan meliputi RKU I, II, III dan RKU IV, FKIP (Gedung Baru), Fakultas Hukum, Pusat Bahasan, Fakultas Kedokteran Hewan, Fakultas Pertanian, Fakultas Kedokteran, Fisipol, Koordinator Kelautan dan Perikanan serta Fakultas Teknik.

Jangan Terlambat

“Kita mengharapkan agar para peserta dapat melihat lokasi ujian dan nomor yang ditempelkan satu hari sebelum ujian, sehingga tidak tersesat nanti. Dengan demikian, peserta tidak sampai terlambat mengingat ujian hari pertama akan dimulai pukul 07.30 Wib,” jelasnya seraya menambahkan, jika peserta terlambat lebih dari 30 menit tidak dibolehkan ikut ujian.

Dia mengingatkan para peserta agar tidak lupa membawa kartu tanda peserta ujian dan identitas diri (KTP, SIM, Kartu Pelajar atau lainnya), SKHU atau ijazah serta perlengkapan ikut ujian seperti, pensil 2B dan penghapus secukupnya, dan peraut pensil.

“Kita meminta kepada peserta, isilah biodata dan lembar jawaban ujian dengan teliti dan benar. Peserta jangan sampai salah mengisi biodata dan jawaban pada lembar jawaban ujian. Sebab, kesalahan sedikit saja berakibat fatal dan komputer tidak dapat membacanya, sehingga peserta tidak lulus,” sebutnya.

Untuk mengawasi ujian tulis SNMPTN di Unsyiah tahun ini, panitia melibatkan sebanyak 1.211 pengawas. Mereka terdiri dari 35 orang koordinator sektor, 69 koordinator lokasi, 392 penanggung jawab ruang, dan 715 pengawas.

Wahab Abdi yang juga Kepala Humas Unsyiah ini menghimbau peserta agar bekerja dengan kemampuan sendiri saat menjawab ujian, jangan percaya kalau ada isu beredarnya kunci jawaban, karena itu semua tidak benar. “Jangan percaya kalau ada isu bahwa kelulusan SNMPTN ini bisa dibantu. Lulus tidaknya peserta sangat tergantung pada kemampuannya menjawab soal dan mengisi biodata dengan benar,” tegasnya. (mhd/Analisa)

KOMENTAR