KEBERADAAN kader digital yang berada di Desa Cerdas yang ada di Gampong Meunasah Baroh, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen diharapkan dapat memaksimalkan keberadaan internet dan media sosial untuk menjadi perangsang dalam memunculkan ide bisnis.

Hal ini diungkapkan Aulia Fitri, SKom MM saat memberikan paparan dalam kegiatan pelatihan kewirausahaan yang digelar di kantor kepala desa setempat, Selasa, 25 Juni 2024.

“Kehadiran desa cerdas ini bagi gampong-gampong yang terpilih di Bireuen bukan hanya sebatas apresiasi, tapi harus bisa dibuktikan bahwa kader digital yang ada di gampong mampu memanfaatkan keberadaan internet dan media sosial untuk angkat potensi gampong,” ungkap Ketua Program Studi Ekonomi Syariah IAI Almuslim Aceh.

Adanya pelatihan kewirausahaan seperti ini, tambah Aulia harus dimanfaatkan betul-betul sebagai wadah untuk bertukar pikiran dan diskusi sebagai bentuk kolaborasi hexahelix, dimana akademisi dari kampus Paya Lipah, IAI Almuslim Aceh akan selalu mendukung kegiatan positif tersebut.

“Konsep hexahelix yang terdiri dari akademisi, dunia usaha, komunitas atau masyarakat, pemerintah, hukum dan regulasi, serta media harus benar-benar dimanfaatkan, agar tujuan desa cerdas bisa tercapai yakni salah satunya untuk pemberdayaan masyarakat. Saya rasa dosen-dosen di kampus Paya Lipah kapan dibutuhkan akan selalu siap memberikan dukungan bagi masyarakat,” pungkasnya.

Duta Digital Bireuen Munawar yang juga hadir dalam kegiatan pelatihan tersebut menyebutkan, salah satu program dari desa cerdas bagi Gampong Meunasah Baroh adalah menggelar sejumlah pelatihan dengan berbagai tema termasuk salah satunya terkait menggali ide dan bisnis yang bisa nantinya dipromosikan secara digital.

“Gampong Meunasah Baroh sudah ada dua program pelatihan yang kita gelar, salah satunya adalah penggalian ide bisnis atau usaha bagi kader digital yang ada di gampong. Kegiatan-kegiatan ini memang diinisasi sebagai bagian awal untuk melihat potensi desa yang kedepannya bisa betul-betul memanfaatkan keberadaan media digital sebagai bagian dalam mempromosikan sumber daya yang bisa bernilai ekonomis bagi gampong setempat,” pungkasnya.