Banda Aceh — Komunitas Pengguna Linux Indonesia (KPLI) Aceh yang merupakan salah satu komunitas pengguna sistem operasi open source di Aceh saat ini terus mendukung upaya pemerintah lewat Keminfo, Kemristek untuk mensosialisasikan Indonesian Go Open Source (IGOS).

Selain itu, lewat dukungan Pemerintah Aceh untuk program Aceh Go Open Source (AGOS) juga menjadi concern utama untuk wilayah Aceh yang sedang dipromosikan oleh KPLI Aceh, hal ini disampaikan dalam “Pelatihan Linux Bagi Masyarakat”, sejak 28 Juli hingga 1 Agustus 2012 lalu di Banda Aceh.

Dalam siaran persnya, KPLI Aceh beserta komunitas IT lainnya di Aceh menyatakan dengan adanya pelatihan open source tersebut diharapkan mampu menciptakan masyarakat Aceh yang maju dalam hal penguasaan teknologi informasi dan bisa meningkatkan minat masyarakat untuk lebih menggali keingintahuan dalam hal penggunaan teknologi khususnya pada penggunaan perangkat lunak (software) legal, sehingga bisa meminimalisir upaya pembajakan di kalangan masyarakat.

Selain itu, kedepan KPLI Aceh juga akan terus melakukan kegiatan sosialisasi dan edukasi terutama ke kalangan akademisi atau kampus serta ke berbagai instansi pemerintah dan swasta.

“Untuk merespon antusiasme masyarakat yang begitu tinggi, kedepan AITRD dan KPLI Aceh telah merencanakan kegiatan lanjutan yang diberi nama “Linux Goes To Campus” yang nantinya kegiatan tersebut bisa menjadi upaya untuk penyebaran dan edukasi teknologi Open Source”, jelas Muda Bentara dalam rilisnya. (*/red)

KOMENTAR