California — Kabar terbaru datang lagi raksasa penyedia situs jejaring sosial Facebook yang meluncurkan layanan mirip mesin pencari.

CEO Facebook Mark Zuckerberg telah mengumumkan peluncuran Graph Search versi beta yang diklaim berbeda dengan layanan mesin pencari biasa.

“Layanan mesin pencari situs biasa didesain untuk menerima pertanyaan terbuka, kemudian memberi Anda daftar link yang mungkin bisa memberi jawaban, sementara Graph Search memungkinkan Anda mendapatkan jawaban yang langsung sesuai dengan apa yang Anda tanyakan,” kata Zuckerberg saat peluncuran di kantor Facebook Menlo Park, California, seperti dikutip dari Bloomberg, Rabu (16/1) waktu setempat.

Selain itu, Graph Search memungkinkan lebih dari 1 miliar pengguna Facebook menemukan segala sesuatu mulai dari restoran hingga film yang direkomendasikan koneksi atau teman mereka. Oleh karena itu, Zuckerberg menyebut Graph Search sangat personal. Setiap pengguna yang memanfaatkan Graph Search akan mendapatkan hasil yang berbeda sesuai dengan koneksi mereka.

Ketika mempresentasikan fitur terbaru dari Facebook tersebut, Zuckerberg menjelaskan bahwa memungkinkan para pengguna mencari konten yang sebelumnya pernah di-share kepada mereka bisa dengan Graph Search.

Zuckerberg menjelaskan, tidak seperti layanan mesin pencari situs biasa yang bertumpu pada pencarian kara kunci, Graph Search menggunakan kombinai frasa untuk mencari informasi yang telah dibagikan dalam situs jejaring sosial tersebut.

“Bahkan jika seseorang memiliki sekelompok teman yang sama dengan saya, hasil pencarian akan berbeda, karena kami memiliki hubungan yang berbeda dengan mereka,” tambah Director of Product Management Graph Search Tom Stocky,.

Stocky memaparkan, pengguna juga bisa menggunakan Graph Search untuk mencari teman kencan dan rekrutmen pekerjaan. Selain itu, pengguna juga dapat dengan cepat dan mudah menemukan berbagai foto. Semuanya terkait dengan preferensi dan koneksi pengguna.

Semua hasil pencarian berasal dari tumpukan informasi dari para pengguna Facebook, termasuk 240 miliar foto dan triliunan koneksi. Sebagai perbandingan, saat ini Google telah diindeks lebih dari 30 triliun halaman web dan menangani 100 miliar pertanyaan per bulan.

Untuk layanan ini, Facebook juga bekerja sama dengan layanan mesin pencari Microsoft, Bing. Bing akan membantu pengguna mencari jawaban jika Graph Search tidak mampu menyediakannya.

Beberapa analis pun menilai Graph Search dapat meningkatkan pendapatan Facebook. Analis BofA Merril Lynch mengestimasikan pendapatan Facebook dapat meningkat US$500 juta per tahun. Analis IDC Karsten Weide mengatakan jika Facebook dapat menggenjot iklan, Graph Search mampu mendapatkan 5% dari pasar iklan dalam layanan mesin pencari di Amerika Serikat yang bernilai US$15 miliar per tahun.

Meski demikian, Graph Search dinilai belum akan menandingi Google. “Kami belum melihat Graph Search akan mengancam Google. Mungkin ke depan Graph Search akan berkompetisi dengan kategori layanan pencari Google seperti Places dan Maps,” kata Merrill seperti dilansir Reuters.

Saat ini Graph Search masih berjalan dalam versi beta dan hanya bisa digunakan oleh sejumlah pengguna Facebook. (dbs)

KOMENTAR