Bireuen — Setelah sukses di beberapa kota dan kabupaten di wilayah Aceh seperti Subussalam, Blang Pidie, Meulaboh, dan lainnya, Lomba Berhitung Fakultas Teknik (LBFT) ke XIX juga akan digelar di kota Juang, Bireuen dan Sigli pada hari Minggu, 31 Maret 2013 mendatang.

“LBFT merupakan agenda tahunan Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS) Unsyiah dan merupakan bentuk perwujudan dari salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pengabdian. Kami harap acara LBFT ini dapat menjadi wadah bagi siswa-siswa yang memiliki potensi dan minat dalam berhitung,” ujar Budi Mufti selaku Penanggung Jawab LBFT XIX Wilayah Bireuen dalam rilisnya, Jumat (29/3).

“Kami sudah berusaha mensosialisasikan acara LBFT ini ke sekolah-sekolah di wilayah Kabupaten Bireuen. Sejauh ini antusiasme dari masyarakat, baik siswa maupun orangtua dan guru cukup baik.” Ujar Budi.

Berdasarkan penjelasan Budi, lomba yang bertemakan “Berpacu dalam Berhitung, Bersama Membangun Aceh” ini dibagi dalam enam kategori, yaitu kategori SD/MI A (kelas 1 & 2 ), kategori SD/MI B (kelas 3 & 4), kategori SD/MI C (kelas 5 & 6 ), kategori SMP/MTs, kategori SMA/MA, dan kategori Umum. Bagi yang berminat, bisa mendaftarkan diri di sekolah masing-masing atau dapat langsung datang ke sekretariat Panitia Wilayah Bireuen, yaitu di Atjeh Coffee Shop, Jln Medan – Banda Aceh, Geulanggang, Bireuen.

“Pendaftaran sudah dibuka sejak 20 Maret hingga 30 Maret, namun kami tidak menutup kesempatan bagi peserta yang masih ingin mendaftarkan diri pada hari H. Biaya pendaftaran untuk SD adalah 10 ribu, SMP 12 ribu, SMA 14 ribu, dan Umum 15 ribu. Untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi ke 085373817731,” papar Budi.

Sama seperti tahun lalu, LBFT Wilayah Bireuen kali ini juga akan diadakan di Aula Sekolah Sukma Bangsa Bireuen. Para finalis dari setiap wilayah akan di bawa ke Banda Aceh untuk bertarung kembali di Grand Final nanti dengan finalis dari 13 kabupaten/kota lainnya.

Budi dan teman-teman panitia LBFT tentunya sangat berharap acara ini dapat memberikan dampak yang positif bagi roda pendidikan di Aceh.[]

KOMENTAR