Banda Aceh – Perhelatan pemilihan Putri Kopi Aceh 2012 berakhir sudah. Pada malam grand final yang digelar di Museum Tsunami Aceh, Sabtu (19/5) malam.

Rainy Regina Prianto,18, terpilih sebagai Putri Kopi Aceh 2012. Nantinya, mahasiswi dari Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala tersebut akan mewakili Aceh di pentas pemilihan Putri Kopi Indonesia yang akan dilaksanakan di Jakarta bulan mendatang.

Regina berhasil menyabet juara pertama setelah menyisihkan sembilan finalis lainnya. Dan berhak menggantikan posisi Putri Kopi Aceh yang sebelumnya milik Chairunnisa.

Di runner up ada Fadia Intan Rahmania, disusul kemudian oleh Mutia Zahra (juara tiga) dan Rizka Khairina Amran (juara favorite).

“Senang sekali terpilih jadi juara pertama,” kata Regina kepada acehkita.com usai pemilihan.

“Aku akan lebih menggali lagi tentang kopi Aceh. Aku juga akan membawa budaya Aceh ke tingkat nasional. Aku akan menunjukkan bahwa aku tetap menjadi gadis Aceh dan memperdalam pengetahuan tentang Aceh,” jelasnya.

Untuk kedepannya, Regina mengatakan akan mempersiapkan diri untuk ikut pemilihan Miss Coffee di tingkat nasional. Untuk itu, dia juga akan lebih mengasah kemampuannya dan memperdalam pengetahuannya tentang kopi dan budaya Aceh.

“Persiapan kedepannya ya lebih menggali tentang kopi Aceh. Tidak hanya kopi, tapi juga budaya Aceh. Tidak hanya Banda Aceh saja, tapi juga daerah-daerah lain di Aceh,” papar gadis yang menguasai tiga bahasa (Inggris, Jerman, dan Prancis, -red).

Sebelum terpilih, Regina dan sembilan finalis lain diadu lenggak-lenggok di atas catwalk untuk memperagakan busana tujuh desainer Aceh. Setelah itu, mereka ‘diserang’ sejumlah pertanyaan dari empat dewan juri.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banda Aceh Rasidah mengatakan pemilihan Miss Coffee Aceh bertujuan untuk mempromosikan kopi ke tingkat nasional hingga mancanegara. Menurutnya, Aceh merupakan daerah penghasil kopi terbesar di Indonesia.

“Dengan adanya Miss Coffee, kopi Aceh lebih dikenal lagi,” kata Rasidah.

Ia menambahkan tugas putri kopi adalah untuk mempromosikan kopi Aceh kepada masyarakat nasional dan luarnegeri. Pemenang juga akan dibawa berkunjung ke kebun kopi untuk melihat proses pembuatan kopi di seluruh Indonesia. (*/acehkita/tgj)

KOMENTAR