Banda Aceh – Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh menjemput para penderita gangguan jiwa yang dipasung karena keluarganya tidak mempunyai biaya mengobatinya.

Direktur RSJ Aceh Saifuddin Abdurrahman, Minggu (4/4/2010), mengatakan ‘jemput bola’ itu dilakukan untuk mewujudkan Aceh bebas dari orang-orang terpasung di 2010. “Saat ini sudah ada 10 orang yang kita jemput yang sebelumnya sempat tertunda karena terbentur biaya. Dengan disahkannya APBA 2010, penjemputan orang yang dipasung sudah bisa dilaksanakan dan kini sudah mendapat perawatan di RSJ Aceh,” katanya.

Saifuddin mengatakan pihaknya masih terus membawa satu per satu orang-orang terpasung itu ke RSJ yang kini sudah terdata sebanyak 200 orang lebih. “Kita usahakan sebelum Desember 2010 sudah habis semuanya dan mereka sudah mendapat perawatan layak,” ujarnya.

Dalam proses penjemputan di daerah, sebutnya, tidak memiliki kendala berarti. Hanya dana untuk penjemputan itu yang dialokasikan dari APBA sedikit melambatkan proses perujukannya. “Sekitar Rp200 juta lebih dana untuk transportasi membawa mereka dari daerah ke RSJ Aceh,” sebut Saifuddin.(*/ha/cqi)

KOMENTAR