Sigli, Seputar Aceh – Ratusan massa Pelajar Islam Indonesia (PII) Kabupaten Pidie, menggelar unjuk rasa untuk menolak pelaksanaan Ujian Nasional (UN), 2010, Sabtu (12/12). Sambil berjalan kaki massa meneriakkan yel-yel boikot UN dan meminta pemerintah mempertimbangkan semua aspirasi siswa.

Salah seorang orator, Nurdin mengatakan UN tidak perlu digelar, sebab  tidak menjadi jaminan bagi siswa/siswi mampu atau tidak mencapai prestasi. Sambil berdo’a mereka akhirnya menggelar aksi di bundaran Kota Sigli, tepatnya di depan Pos Satuan Lalulintas Polres Pidie.

Menurut para pelajar itu, mereka mendukung keputusan Mahkamah Agung (MA), yang menolak kasasi dari pemerintah mengenai pelarangan UN.  Kemudian mereka juga mengecam dan mengutuk kasasi pemerintah dan meminta Presiden,Wakil Presiden dan Mendiknas segera mengevaluasi UN serta meniadakan pelaksanaannya pada 2010.

Disela-sela itu, orator juga mengajak insan Pers untuk lebih gencar mensosialisasi keputusan MA sehingga semua masyarakat mengetahui bahwa UN 2010 nanti adalah illegal dan melanggar hukum.

Setelah pernyataan sikap itu dibacakan, para pelajar membubarkan diri sekitar pukul 16.30 WIB. Unjuk rasa itu berjalan lancar. [sa-amr]

KOMENTAR