Langsa – Dunia pendidikan butuh beragam penemuan strategis yang hanya akan didapat lewat penelitian serta terus-menerus mengembangkan kemampuan menulis. Itu pula yang diharapkan dari seluruh civitas akademika Universitas Samudera (Unsam) Langsa, untuk berkembang menjadi universitas berkarakter riset.

“Apalagi, kondisi sosial dan lingkungan di sekeliling Unsam sangat mendukung,” kata Rektor Unsam , Drs Bachtiar Akob MPd pada acara pembukaan pelatihan Penulisan Jurnal dan Buku Ajar Dikti Tahun 2011, bagi para dosen di lingkungan Unsam, di aula fakultas hukum, kemarin.

Dikatakannya, masih banyak potensi lahan penelitian yang sampai saat ini belum tergarap, yang tersebar dalam berbagai bidang keilmuan seperti bidang sosial ekonomi dan lainnya.

Dikatakannya, konsekuensi logis dari para akademisi, terutama dosen, adalah menulis. Hal tersebut sesuai dengan tujuan Tridarma Perguruan Tinggi yang salah satunya adalah menuntut adanya penelitian dan pengabdian masyarakat.

Oleh sebab itu, Bachtiar mengharapkan dunia penelitian menjadi landasan utama para dosen Unsam, sehingga nantinya akan meningkatkan kualitas para dosen itu sendiri serta meningkatkan kualitas para mahasiswa.

“Sedangkan tujuan akhir yang ingin kita capai adalah peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa yang akan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan nilai akreditasi Unsam pada masa mendatang,” ucapnya.

Sementara itu ketua panitia kegiatan, Yeni Nuryanti menuturkan, pelatihan diikuti 32 dosen dari seluruh fakultas di lingkungan Unsam, berlangsung satu hari dengan narasumber utama Dr Latif Wiyata, dosen antopologi Universitas Jember.

Yeni mengharapkan, dengan kegiatan pelatihan nantinya akan meningkatkan kompetensi dosen terutama dalam bidang ilmiah yang nantinya akan dituangkan dalam bentuk jurnal. “Kita ingin para dosen terbiasa menuangkan pikirannya melalui penulisan karya ilmiah,” tandasnya.[mbd]

KOMENTAR