Yogyakarta — Bupati Simeulue, Riswan NS diundang sebagai narasumber oleh Universitas Gajah Mada (UGM) dalam seminar Nasional Inovasi Pelayanan Publik, di Graha Saba Pramana UGM, Kamis (29/11).

Dijadikannya Bupati Simeulue sebagai salah satu narasumber dalam seminar nasional tersebut dikarenakan keberhasilannya dalam melakukan inovasi pelayanan pemerintahan khususnya dalam hal perizinan terpadu.

Seminar tersebut merupakan forum pertemuan berbagai aktor guna mempromosikan gagasan-gagasan inovatif serta praktik-praktik yang terbukti mampu menjadi solusi atas persoalan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di berbagai daerah di Indonesia.

Selain juga sebagai wadah dalam mencari sumber inspirasi bagi daerah-daerah lain untuk melakukan perbaikan tatakelola pemerintahan dan pelayanan publik.

Sejak dibentuk pada tanggal 3 Oktober 2011 dan beroperasi pada 2 April 2012, hingga bulan Oktober 2012 Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KP2T) Kabupaten Simeulue telah mengeluarkan sebanyak 1.005 sertifikat berbagai jenis usaha di kabupaten ini.

Kenaikan jumlah perizinan yang dikeluarkan oleh KP2T ini terlihat sangat signifikan jika dibandingkan dengan jumlah perizinan yang dikeluarkan oleh beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pada tahun 2011 hanya berjumlah 508 sertifikat perizinan, sebelum lahirnya KP2T.

Peningkatan jumlah perizinan yang dikeluarkan oleh KP2T Simeulue pada tahun 2012 mendeskripsikan bahwa iklim usaha sudah mulai kondusif di kabupaten kecil yang terletak di kepulauan sebelah barat Provinsi Aceh ini.

Kondisi inilah yang membuat Panitia Dies Natalis FISIPOL-UGM Yogyakarta ke-57 tergelitik untuk memberikan kesempatan sekaligus penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Simeulue untuk menjadi pembicara pada Seminar Nasional tersebut. (*/ant)

KOMENTAR