priyo budi santoso

priyo budi santoso

Banda Aceh — Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bertekad menjadikan Provinsi Aceh sebagai daerah ekonomi baru di kawasan ujung paling barat Indonesia.

“Kami memiliki mimpi besar untuk menjadikan Aceh sebagai daerah pertumbuhan ekonomi baru dengan memanfaatakan berbagai potensi ekonomi yang ada,” kata Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso di Banda Aceh, Kamis (21/2/2013)

Keinginan tersebut disampaikannya di sela-sela bertemu dengan Gubernur Aceh Zaini Abdullah, Ketua DPRA Hasbi Abdullah dan sejumlah unsur pimpinan di provinsi itu.

Menurut dia, dengan memaksimalkan kilang PT Arun LNG sebagai terminal gas dalam upaya memenuhi kebutuhan gas bagi perusahaan yang ada di Aceh dan Sumatera utara, akan menjadi salah satu upaya memajukan perekonomian di masa mendatang.

“Kami juga bercita-cita agar Arun ke depan dapat menjadi kilang gas di kawasan Sumatera dan ini akan memunculkan pertumbuhan ekonomi secara signifikan jika ini terwujud di masa mendatang,” katanya.

Ia juga mengatakan pemanfaatan pelabuhan bebas Sabang dan pelabuhan yang ada di seluruh kawasan di provinsi berpenduduk sekitar lima juta jiwa itu juga akan memberi kontribusi nyata terhadap perekonomian Aceh.

“Kami ingin sebelum mengakhiri tugas sebagai anggota dewan ada kenang-kenangan yang dapat kami tinggalkan untuk kemajuan Aceh khususnya dan Indonesia umumnya,” katanya.

Priyo menambahkan berbagai keinginan tersebut akan segera terwujud jika ada keseriusan dan dukungan dari Pemerintah Aceh dalam upaya menjadikan provinsi ujung paling barat itu sebagai kawasan pertumbuhan ekonomi baru.

“Kami sebagai anggota parlemen menawarkan diri untuk ikut serta membantu dan semua berpulang pada keinginan dan dukungan dari pemerintah daerah,” demikian Priyo.(ant)

KOMENTAR