Jakarta — Harga emas batangan di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik kembali mengikuti kondisi harga logam mulia tersebut di pasar internasional.

Harga penjualan emas Antam naik Rp 1.000 menjadi Rp 562.200 per gram pada perdagangan Jumat (22/2/2013).

Lebih tinggi, harga pembelian kembali (buyback) naik Rp 3.000 menjadi Rp 492 ribu per gram untuk emas bersertifikat resmi Antam.

Hingga pagi ini, hampir semua stok emas BUMN sektor pertambangan mineral ini tersedia, kecuali emas berukuran 25 gram.

Kenaikan harga emas Antam mengacu pada harga emas dunia yang naik karena terdorong data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang lemah meningkatkan harapan Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan stimulus moneternya.

Hal ini sebagai upaya menghilangkan kekhawatiran Bank Sentral AS akan berhenti membeli aset dalam waktu dekat.

Harga emas untuk pengiriman April naik 60 sen menjadi $ 1,578,60 per troy ounce Comex New York Mercantile Exchange (NYMEX).

Harga rebound dengan tajam setelah tujuh bulan berada di level rendah US$ 1.554,49 per troy ounce, dengan volume perdagangan sekitar 20% di atas rata-rata 250-hari, menurut Washington Post .

Laporan ekonomi AS menyebutkan jumlah pengangguran dan harga di tingkat konsumen masih akan memasuki fase recovery, mendukung argumen The Fed harus melanjutkan pembelian obligasi senilai US$ 85 juta per bulan untuk merangsang pertumbuhan. (liputan6.com)