Banda Aceh – Panitia pelaksana pameran Aceh IT Expo yang akan dilaksana, 17-22 Juli 2010 di gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam menargetkan dapat terjadinya transaksi di atas Rp10 miliar.

Ketua Panitia Pelaksana, Munzir Al Munir, Kamis (8/7) mengatakan, pameran komputer Aceh IT Expo 2010 merupakan pameran yang diprakarsai oleh Global Entrepreneur Technology (GET), yang merupakan principle PC lokal pertama dan bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Matematika –FMIPA Unsyiah.

Menurut dia, pameran ini sendiri  merupakan pameran pertama yang digagas oleh dunia usaha dan dunia pendidikan yang tujuan utama meng-edukasi masyarakat Aceh dengan kegiatan IT. “Selama ini kami merasakan kurangnya even yang mengedepankan kemajuaan teknologi  informasi di Aceh. Idealnya, sebaiknya ada lima even pameran IT setiap tahunnya, mengingat kemajuan teknologi informasi yang sangat dinamis,” nilainya.

Munzir menilai, even-even kegiatan seperti itu hendaknya dapat juga dilaksanakan oleh asosiasi profesi komputer atau Kamar Dagang dan Industri (Kadin), disamping kegiatan kemahasisaan lainnya.

Pameran yang akan berlangsung selama enam hari itu, lanjut dia, akan diikuti 15 principle pemegang merek, seperti Benq, Epson, Lenovo, Speed Up, Axioo, Dell, Apple Mac Book, Hp, Acer, Toshiba, Indosatm2, Fuji Xerox, Telkom Speedy, Telkom Flexi dan  30 toko computer serta handphone lokal.

Sesuai dengan tema yang diusung, lanjut Munzir, pameran kali ini dapat dikatakan pameran yang sarat dengan nuansa edukasi, karena merupakan serial kegiatan dalam rangka matematika fair (math fair), dimana, selain menampilkan produk -produk komputer, juga diadakan berbagai kegiatan lainnya, seperti seminar nasional IT, olimpiade matematika dan aneka lomba.

Pada rangkaiian pembukaan kegiatan ini, tutur dia, pihak panitia Aceh IT Expo 2010  juga telah mempersiapkan pembagian 10 unit komputer kepada pasantren/ desa, sekaligus pencanangan/ sosialisasi “Aceh Cyber Province” dan “Banda Aceh Cyber City”.

Menyangkut persiapan pameran ini sendiri, sebut bos MaXima Enterprise ini, dapat dikatakan 95%  on schedule, dimana semua stand sold out (habis terjual). “Target kami pengunjung akan mencapai 35.000 orang dengan angka transaksi di atas Rp10 milar. Optimisme ini bukanlah isapan jempol mengingat antusiasme pengunjung pada pameran IT sebelumnya. Disamping penurunan kurs dolar terhadap rupiah yang telah melampaui angka phisikologis, yaitu Rp 9.050/ dolar, ditambah momen awal tahun ajaran,” paparnya.(*/ha/rha/bay)