Jakarta — Setelah melihat pangsa pasar di Jepang, perusahaan asal Kanada yang dulunya RIM berganti nama menjadi BlackBerry memutuskan produk teranyar mereka BlackBerry 10, tidak akan menghampiri kalangan pengguna yang ada di negeri ‘Sakura’ tersebutdengan alasan tidak ada peluang.

Hal tersebut sempat diungkapkan oleh Global Corporate Communications Manager BlackBerry, Nick Manning yang menyebutkan Jepang memang bukan pasar utama dari BlackBerry. Hal itu menyebabkan, pihak perusahaan tidak memiliki planning untuk menghadirkan BlackBerry 10 ke negara tersebut.

“Kami sedang dalam proses peluncuran BlackBerry 10 secara global di pasar utama dan kami melihat permintaan yang positif untuk BlackBerry Z10 di negara-negara dimana telah diluncurkan sebelumnya, namun Jepang bukan pasar utama untuk BlackBerry,” sebutnya beberapa waktu lalu.

Ternyata, pasar yang kini dibidik BlackBerry malah jatuh ke negara Indonesia yang dinilai lebih penting dibanding Jepang.

Seperti dilansir Mashable, Jumat (8/2) laly, pangsa pasar BlackBerry di Jepang bisa terbilang sangat minim dengan market share 0,4%. Pangsa pasar terbesar BlackBerry di Asia masih didominasi oleh Indonesia yang dilaporkan mencapai 50% lebih.

BlackBerry Z10 akan muncul di Indonesia pada Maret 2013 dan akan dibundel pemasarannya melalui sejumlah mitra distributor resmi dan empat operator lokal yang menjadi mitranya.[]

KOMENTAR