China — Perkembangan teknologi di China cukup pesat, termasuk pengguna internet (netizen). Negeri tirai bambu itu bahkan berencana membuat aturan identitas bagi pengguna internet di China.

Langkah pemerintah tersebut terinspirasi dari kebijakan situs mikrobloging Sina Weibo. Situs jejaring asal China itu mewajibkan penggunanya memakai nama asli mereka ketika mendaftar.

Berdasarkan laporan Xinhua, kantor berita resmi China, pemerintahnya sedang berusaha melahirkan kebijakan ‘manajemen identitas’ bagi pengguna internet di negaranya.

Seperti dikutip dari TheVerge, Kamis (27/12), draft keputusan telah diserahkan kepada Standing Committee of the National People’s Congress (NPC). Dalam draft tersebut diusulkan bahwa setiap orang yang ingin terkoneksi ke internet akan dimintai verifikasi identitas terlebih dahulu.

Pemerintah juga beralasan bahwa hal ini dilakukan untuk membantu memerangi spam, serta penipuan di internet yang kian marak terjadi belakangan ini.

Akan tetapi, meskipun identitasnya terdaftar di pemerintah, para pengguna tidak perlu khawatir dengan privasi mereka. Pasalnya, identitas mereka hanya akan didata dan tersimpan oleh para penyedia layanan internet saja (Internet Service Provider/ISP).

“Identitas tersebut bisa disimpan di balik layar,” demikian pernyataan dari Li Fei, wakil direktur Standing Committee Commission for Legislative Affairs.

Para ISP dan operator selular akan mendapatkan tugas baru bila kebijakan ini benar-benar diterapkan. Kita tunggu saja kelanjutannya. (liputan6.com)

KOMENTAR