Jakarta — Media penyimpanan fisik data sudah lazim kita dengar, flash disk (USB), hardisk dan CD-ROM sudah familiar bagi pengguna perangkat teknologi.

Tapi kini, cloud computing juga semakin gencar dalam memberikan pelayanannya sebagai media penyimpanan, sebut saja E-mail, Dropbox, Google Drive dan masih banyak lainnya.

Layanan cloud sudah lama dikenal, namun banyak dari kita tanpa sadar dengan fasilitas tersebut. Seperti aktivitas mengirim email gratis dan situs-situs untuk mengunggah sesuatu.

Seperti dikutip dari PCplus, secara umum layanan cloud merupakan layanan penyimpanan yang di taruh di internet. Saat ini pun vendor-vendor IT skala besar juga berbondong-bondong membuka layanan cloud mereka bagi pengguna.

Sebut saja HP cloud service yang biasanya sudah terinstal langsung di notebook bermerek HP. Atau Google yang baru saja membuka Google Drive sebagai penyimpan cloud mereka menggantikan Google Docs. Seagate, vendor produk hardisk eksternal juga ikutan membuat layanan serupa bagi pengguna mereka lewat Seagate Cloud. Apple pun menyediakan iCloud buat penggunanya.

Bagi penggunaan pribadi, kemudahan mengakses dan menyimpan file di multi perangkat menjadi alasan yang ditawarkan para penyedia layanan cloud itu.

Sebab, dengan tersedianya perangkat mobile, seperti laptop dan smartphone, membuat ruang kerja kita jadi bisa dilakukan dimana saja. Ketika sedang di jalan sekalipun. Untuk itu ketersediaan data diberbagai perangkat tersebut menjadi penting.

Meski demikian, Baseng Teh Wakil Presiden & Direktur Pelaksana Penjualan & Pemasaran Seagate Asia Pasifik & Jepang, menyebutkan bahwa perangkat penyimpan fisik saat ini tetap masih lebih populer ketimbang layanan cloud tersebut. Hal ini diungkapkannya dalam bincang-bincang bersama sejumlah wartawan usai peluncuran produk hardisk eksternalnya, di Jakarta kemarin. “Saat ini data yang tersimpan di awan masih sekitar 30% saja,” tuturnya.

Hal ini terlihat dari penggunaan kita yang memang menyimpan sebagian besar file-file kita di hardisk komputer atau laptop bukan? Ketimbang menyimpan semuanya di layanan awan yang tadi sudah disebutkan. Hardisk eksternal dan USB juga merupakan penyimpan fisik lain yang jadi pilihan untuk menyimpan data. Meski demikian, Teh tidak menutup kemungkinan jika dalam lima tahun kedepan layanan penyimpan di awan bisa lebih populer ketimbang penyimpan fisik. (*/PCplus)

KOMENTAR