Sigli – Hingga kini polisi dari jajaran Poles Pidie terus memburu kelompok bersenjata yang diduga teroris di kawasan pegunungan Kecamatan Padang Tiji. Sebanyak 60 personil dilibatkan dalam operasi pengejaran tersebut.

Pantauan Harian Aceh, sejak pagi hingga petang kemarin, polisi tampak bersiaga dan sebagiannya melakukan penyisiran di kawasan pegunungan mulai pagi hari hingga petang. Sejumlah kawasan yang diduga tempat melintasnya kelompok teroris disisir, mulai dari pegunungan Seulawah, Padang Tiji, Muara Tiga hingga ke Kecamatan Batee. Namun belum ditemukan tanda–tanda adanya aktivitas kelompok bersenjata.

Operasi penyisiran kemudian dilanjutkan hingga di kawasan pegunungan Goh Teumbon yang ditengarai pihak kepolisian adanya kelompok bersenjata yang melintasi kawasan tersebut. Mereka diduga kelompok yang telah terpisah dari pengepungan pegunungan Jalin, Kecamatan Jantho, Aceh Besar beberapa waktu lalu. Operasi tersebut dipimpin langsung Kapolres Pidie AKBP Moffan MK, SH

Sebelumnya pada tanggal 25 Februari lalu, seorang warga Lamtamot, Aceh Besar tertembak saat hendak melarikan diri dari razia kepolisian, sedangkan dua lainnya berhasil lolos. Polisi menduga, kedua orang yang melarikan diri itu masih berada di kawasan pegunungan sekitar Padang Tiji.

Hal itu diperkuat dengan ditemukannya satu pucuk senjata api aktif jenis M-16 dan ratusan butir peluru aktif serta ransel dan sepatu boat di kawasan persawahan, Pante Crueng, Padang Tiji, Minggu (7/3/2010) lalu. Temuan itu hanya terpaut sekitar 500 meter dari tertembaknya warga Lamtamot tersebut.

Selain itu, pihak kepolisian Polres setiap hari melakukan razia di lintasan jalan Negara Banda Aceh-Medan di kawasan Padang Tiji. Berdasarkan keterangan Kapolres Pidie AKBP Moffan MK, SH kemarin, razia itu sebenarnya dilakukan untuk meminimalisir dan mempersempit gerakan kelompok bersenjata yang diduga teroris masuk ke wilayah Pidie. ”Ini merupakan upaya antisipasi terhadap adanya kelompok yang diduga teroris masuk ke wilayah Pidie, dengan melakukan razia setidaknya mempersempit gerakan kelompok tersebut,” sebutnya.

Hingga berita ini diturunkan pihak kepolisian masih melakukan penyisiran dan razia di kawasan Padang Tiji. Diperkirakan masih ada sisa kelompok bersenjata yang mencoba masuk ke wilayah Pidie.(hac/zuk)

KOMENTAR