Jakarta — Proyek Trans Sumatera yang menyambungkan Banda Aceh hingga Lampung baru akan dimulai tahun depan. Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto seusai menghadiri pembukaan Indonesia International Infrastructure Conference and Exhibition 2012, Selasa (28/8).

Djoko menyebut proyek yang masuk dalam 100 proyek infrastruktur paling inovatif di dunia ini sebagai “High Grade Highway”. “Persiapan di tahun ini dan tahun 2013 nanti masih akan dilakukan untuk menyempurnakan proyek infrastruktur yang menghubungkan Lampung dan Aceh,” kata dia seperti yang dikutip dari Antara.

Dia mengatakan, meskipun anggaran pembangunan jalan tersebut belum masuk dalam RAPBN 2013, namun Kementerian PU sudah mulai melakukan pembebasan lahan. Dia menambahkan sejauh ini identifikasi masalah dari proyek tersebut sudah dilakukan, begitu juga dengan sistem dan skema program sudah selesai dikerjakan.

“Pembebasan lahan pun sudah mulai dilakukan,” tegasnya.

Berdasarkan data Kementrian PU, pembiayaan proyek HGH kemungkinan besar membutuhkan dana Rp 99,887 triliun. Proyek ini direncanakan segera dibangun 2012 ini dan akan rampung 2018 nanti.

HGH kemungkinan besar bakal terdiri dari 18 ruas. Enam ruas bakal jadi prioritas yakni Bakaheuni-Terbanggi Besar (150 km), Indralaya-Palembang (22 km), Pekanbaru-Kandis (76 km), Kandis-Dumai (59 km), Tebing Tinggi-Medan (60 km) serta Medan-Binjai (16 km). (merdeka.com)