SABTU sore (15/12) ini, turnamen internasional Piala Gubernur Aceh (PGA) 2012 siap digelar di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh hingga 22 Desember mendatang.

Ajang sepakbola bergengsi di ujung pulau Sumatera ini terbilang menjadi laga pra musim, dimana sejumlah klub-klub besar dalam dan luar negeri ikut ambil bagian yang terbagi dalam dua grup A dan B.

Sedangkan tuan rumah sendiri, Aceh FC yang berada di grup A akan menjamu Makassar United serta Selangor FC (Malaysia), sementara di grup B ada wakil Indonesia di AFC, yakni Semen Padang yang siap bergumul dengan Kelantan FA (Malaysia) dan Duli Pengiran Muda Mahkota FC (Brunei Darussalam).

Sekali lagi kita harus bilang selamat datang di Aceh untuk klub-klub besar tersebut, mengakhiri tahun 2012 ini penikmat sepakbola di Aceh mungkin patut berbangga untuk kembali melihat pendatang dan tuan rumah yang dipenuhi oleh bintang-bintang idola lapangan yang siap merumput kembali untuk membela Nanggroe.

Di antara kegaulauan persepakbolaan nasional, ditengah rasa takut dan ‘warning’ dari FIFA yang telah memberikan tempo penyelesaian dualisme induk sepakbola sampai 30 Maret 2013, setidaknya kita masih bisa bernafas lega dengan hadirnya turnamen internasional di Seuramoe Mekkah ini.

Jika laga timnas Indonesia di AFF Suzuki Cup kemarin telah terhempas dari terkaman negeri jiran, maka tidak heran begitu banyak komentator karbitan di jejaring sosial pun bermunculan, mulai dari fanatisme sampai pada ayat membawa-bawa nama hewan.

Namun, apa yang akan terjadi dengan PGA kali ini? semoga saja komentator massal dari Aceh bisa peumulia jamee dengan sekapur sirih yang berbalutkan ranub mirah. Tidak ada nama hewan yang terucap dari penonton, tidak ada lemparan kata-kata sadis dalam kicauan dan dinding di Facebook.

Seperti yang pernah diutarakan oleh panitia pelaksana PGA 2012 Ridwan Jamil yang mengharapkan sportivitas dan kelancaran ajang sepakbola untuk ketiga kali ini bisa berlangsung sukses. Selebihnya tinggal menyemangatkan dan mendukung tuan rumah, agar trophy yang diperolah tahun lalu bisa dipertahankan pada tahun 2012. Selamat merumput dan selamat datang di Aceh.[]

KOMENTAR