Banda Aceh — Sebanyak lima orang awak kapal cargo pengangkut beras dan barang rempah-rempah yang tenggelam diperairan Aceh Besar dan Sabang, Kamis (02/08) sekitar pukul 18.15 WIB.

Juma’t (03/08) sore ditemukan dalam keadaan selamat oleh nelayan yang disedang mencari ikan dikawasan pulau Rundo, Sabang, para korban kini telah dievakuasi ke rumah sakit Umum Daerah Sabang untuk mendapat perawatan, sedangkan enam korban lain hingga, Jumat malam masih dilakukan pencarian oleh Badansar, TNI AL, Polisi Airud dan nelayan setempat.

Demikian kata Kapten Kapal Basarnas Aceh Supriadi kepada wartawan, Jumat (3/8) malam saat dikonfirmasi via telpon di Sabang. Kelima korban yang ditemukan dalam keadaan selamat adalah Riswal (nakhoda), Iskandar (juru mudi), Jais (mualim), Jailani (chief), dan Idham (juru mudi).

Menurut Supriyadi para korban, saat ditemukan dalam keadaan terapung dengan menggunakan live jacket, para nelayan yang melihat korban langsung melakukan evakuasi ke daratan dan selanjutnya dibawa Rumah Sakit Umum Daerah Sabang untuk mendapat perawatan medis.

Kelima awak KM Artika saat ditemukan dalam kondisi sangat lemas dan yang paling parah adalah nakhoda kapal, hingga mala mini tim penyelamat gabungan, masih akan terus melakukan upaya pencarian korban yang diperkirakan, ada enam orang awak kapal lain yang belum ditemukan.

Pencairan insentif akan dilakukan pada pagi Sabtu, sedangkan jumat malam hanya melakukan pemantauan saja, karena daya visibilitasnya sangat terbatas, hal senada juga diungkapkan Ketua RAPI Banda Aceh, Taf Haikal yang juga ikut menerjunkan anggotanya untuk sama-sama melakun pencarian korban tenggelam kapal kargo. (Suara Pembaruan)

KOMENTAR