Lhokseumawe, Seputar Aceh – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara akan mendapat bantuan dana segar dari pemerintah pusat sebesar Rp300 miliar untuk pembangunan perkantoran bupati dan gedung DPRD di Landeng, Kecamatan Lhoksukon.

Selain itu, Asia Developmen bank (ADB) telah mengucurkan dana Rp4,5 miliar untuk pembangunan booster milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mon Pase.

Bupati Aceh Utara, Ilyas A Hamid, pada peresmian booster PDAM Tirta Mon Pase di Seunuddon, Senin (16/11), mengatakan lokasi pembangunan pusat perkantoran yang didanai pemerintah pusat tersebut belum dipastikan. Menurut rencana awal, di lokasi Bachelor Camp ExxonMobil Oil yang telah dihibahkan ke pemerintah daerah setempat.

Sejumlah dinas di Aceh Utara akan segera dipindahkan ke Lhoksukon. Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum (PU) telah berkantor di bachelor camp dan sejumlah dinas lainnya seperti Dinas Perikanan, Kebersihan, Peternakan, Pertanian dan dinas lain akan segera menyusul ke sana.

“Selambatnya, awal 2010 nanti bantuan pemerintah pusat untuk dua unit kantor megah itu akan dikucurkan,” katanya.

Bantuan ADB

Proyek penampungan air bersih (booster) bantuan ADB di Kecamatan Seunuddon Aceh Utara, diresmikan bupati, Senin (16/11). Acara di Desa Meureubo Puntong, Kecamatan Seunuddon tersebut dihadiri Direktur ADB untuk Proyek Air Bersih dan Presiden Direktur Organisasi Internasional untuk Migrasi (OIM).

Dirut PDAM Tirta Mon Pase, Zulfikar Rasyid, mengatakan dengan adanya bantuan ADB untuk membangun waduk penampungan air akan dapat menanggulangi sekitar 80 persen kebutuhan air. Bahkan, mampu menutupi kebutuhan beberapa desa lainnya di Blang Geulumpang dan Kuta Piadah Geulumpang.

Menurut Zulfikar, booster itu mampu menyuplain air 25 liter per detik.

Bupati Aceh Utara meminta warga setempat menjaga sarana air bersih tersebut, apalagi bantuan dana  disumbangkan oleh ADB bermitra dengan OIM sebagai pelaksana lapangan. “Jangan sia-siakan bantuan pihak luar yang peduli pada daerah kita,” kata bupati. [sa-rza]

KOMENTAR