Banda Aceh — Maskapai penerbangan asal Finlandia, Air Finland bekerja sama dengan pemerintah Aceh akan melayani penerbangan di kawasan Provinsi Aceh.

Itu merupakan upaya memajukan transportasi di wilayah bekas konflik guna membangkitkan ekonomi masyarakaat setempat.

Dengan begitu, isolasi kawasan terpencil di Aceh dari keterbelakangan dapat dibuka sehingga berpengaruh positif terhadap pembangunan pertanian dan perkebunan masyarakat.

Hal itu dikatakan Ketua Dewan Perwakilan Aceh (DPRA) Hasbi Abdullah, Sabtu (6/10), di Banda Aceh. Maskapai penerbangan tersebut akan melayani trayek Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, dan berbagai kabupaaten/kota yang memiliki bandar udara.

Yang dilayani Air Finland, misalnya Bandara Alas Leuser Aceh Tenggara, Bandara Teuku Cut Ali Aceh Selatan, Bandara Malikussaleh Aceh Utara, Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya, Bandara Maimun Saleh Kota Sabang.

Diharapkan pada akhir 2013 atau awal 2014, Air Finland sudah mulai aktif beroperasi. Air Finland telah melakukan survei terhadap jalur dan rute yang akan dilayani.

Pesawat yang akan beroperasi nantinya berbadan ramping yang memuat sekitar di bawah 20 seat (sekitar belasan atau 20 penumpang). (mediaindonesia.com)

KOMENTAR