Banda Aceh — Masih rendahnya kemampuan guru di Aceh dalam menguasai Teknologi Informasi (TI), Dinas Pendidikan Aceh melalui UPFD Balai Tekkomdik berkomiten mengejar ketertinggalan tersebut.

Sejak diprogramkan pada tahun 2004 yang lalu, ribuan guru telah mendapatkan pendidikan pelatihan pengunaan alat informasi teknologi di Aceh. Dari 100.000 lebih guru di Aceh, lima puluh persennya sudah terlatih.

Menurut Kepala Balai Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan, Dinas Pendidikan Aceh, Bustamam Ali, dari jumlah guru di Aceh, masih banyak guru yang belum mendapatkan pelatihan. dengan anggaran yang ada, pihaknya hanya mampu melatih 500 guru pertahun, namun demikian mengejar ketinggalan tersebut, pihaknya akan mengubah sistem pelatihan dengan mendatangkan pelatih ke Kabupaten/kota di Aceh.

Lebih lanjut bustaman mengatakan, setiap tahunnya guru yang di beri pelatihan hanya sekitar 500 guru, dan masih banyak guru yang belum mendapat pelatihan, di targetkan akan terealisasi 20 hingga 39 di tahun mendatang.

Bustaman berharap, para guru yang telah dilatih mampu melatih guru yang lain, setidaknya satu guru yang telah memahami pengunaan alat teknolgi informasi komunikasi, bersedia mendidik sepuluh guru lain yang belum mengerti.

Saat ini berdasarkan data Dinas Pendidikan, kebanyakan guru yang belum paham alat teknologi komunikasi informasi yaitu guru berusia lanjut dan guru yang berada di daerah terpencil. (koranbogor.com)