Meulaboh — Pemerintah Kabupaten Aceh Barat diminta menggarap semua potensi daerah karena diperkirakan berpotensi meningkatkan pertumbuhan ekonomi menjadi 6% dari rata-rata pertumbuhan pertahun sebesar 4,47%.

“Pertumbuhan ekonomi yang rata-rata hanya 4,47 persen pertahun selama ini, nilai tersebut masih rendah bila dibanding potensi yang dimiliki daerah di kabupaten wilayah barat itu,” ujar Gubernur Aceh Zaini Abdullah, Senin (9/10).

Dia menyampaikan prediksi itu sewaktu melantik Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat masing-masing Teuku Alaidinsyah dan Rahmat Fitri di Gedung DPRK Aceh Barat. Jika dikelola dengan baik, ujarnya, ekonomi kabupaten itu bahkan bisa tumbuh di atas 6% per tahun.

Menurutnya, Aceh Barat termasuk tulang pungung pertumbuhan ekonomi Aceh di kawasan pantai barat. Potensi ekonomi di daerah ini cukup lengkap, mulai dari bahan tambang, pertanian, perkebunan, perikanan, dan juga potensi pariwisata.

“Letak geografisnya yang berada di tengah kawasan pantai barat Aceh membuat Aceh Barat juga sangat berpotensi mengembangkan sektor jasa. Semua potensi ini seharusnya bisa dimaksimalkan untuk mampu menambah penghasilan daerah,” ujar Zaini.

Pasangan Kepala Daera yang diusung oleh Partai Aceh itu diminta untuk tetap kompak, kreatif, dan cerdas dalam memimpin di daerah ini, sehingga sumber daya yang ada bisa dikelola dengan baik dan maksimal.

Gubernur juga memimta Bupati dan wakilnya segera menyiapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2012-2017. Untuk mewujudkan pemerintah bersih dan transparan, Alaidinsyah dan Rahmat diminta terus melakukan reformasi birokrasi secara menyeluruh.

“Sebagai wilayah lintasan di kawasan pantai barat Aceh, maka pengembangan investasi perlu ditingkatkan. Sistem pelayanan terpadu satu pintu untuk berbagai perizinan, harus diefektifkan,” ujar Zaini. (bisnis.com)

KOMENTAR